TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Warga Pesisir Palabuhanratu

Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Warga Pesisir Palabuhanratu

Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Warga Pesisir Palabuhanratu
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, kini menambah satu elemen kebanggaan yang sarat makna.

Sebuah tugu berbentuk ikan layur berdiri kokoh di area kantor kelurahan, berfungsi sebagai penanda wilayah sekaligus simbol identitas masyarakat pesisir Palabuhanratu.

Tugu tersebut bukan sekadar ornamen ruang publik. Ia lahir dari gagasan dan sentuhan langsung warga setempat yang ingin menghadirkan jati diri daerah dalam wujud visual.

Pilihan ikan layur bukan tanpa alasan, mengingat komoditas laut ini telah puluhan tahun menjadi bagian penting dari denyut kehidupan nelayan Palabuhanratu.

Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi, menuturkan bahwa pembangunan tugu berangkat dari realitas keseharian masyarakat.

Bagi warga pesisir, ikan layur tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga merepresentasikan ketekunan, kesederhanaan, dan keberlangsungan hidup nelayan.

“Tidak ada maksud lain dalam pembangunan tugu ini. Ikan layur adalah hasil laut yang paling sering didapatkan nelayan Palabuhanratu. Bahkan masyarakat yang sekadar memancing pun lebih banyak mendapatkan ikan layur dibanding jenis ikan lainnya,” ujar Yadi, Jumat (6/2/2026).

Lebih jauh, tugu ikan layur juga menjadi ungkapan kecintaan terhadap kampung halaman.

Sebagai putra asli Palabuhanratu, Yadi mengaku ingin meninggalkan jejak bermakna selama mengemban amanah sebagai lurah.

“Kami ingin ada kenangan dari masa kepemimpinan saya. Sesuatu yang sederhana, tetapi punya nilai dan bisa dikenang oleh masyarakat Palabuhanratu,” tuturnya.

Saat ini, pembangunan tugu tersebut telah mencapai sekitar 95 persen. Meski di tengah masyarakat selalu muncul beragam pandangan, Yadi menyebut respons warga secara umum sangat positif.

Banyak yang menilai tugu ikan layur benar-benar mencerminkan karakter Palabuhanratu sebagai wilayah pesisir dengan potensi layur yang melimpah.

“Penilaian masyarakat tentu beragam, tapi sebagian besar menilai positif. Karena ikan layur memang identitas Palabuhanratu yang sesungguhnya,” katanya.

Melalui kehadiran ikon ini, Yadi berharap tumbuh semangat baru dalam menata wilayah.

Ia ingin tugu ikan layur tidak hanya menjadi simbol visual, tetapi juga sumber inspirasi bagi aparatur dan pemangku kebijakan di tingkat kelurahan.

“Kantor itu rumah kedua. Harus dibuat nyaman, rapi, dan tertata. Dari situlah semangat membangun wilayah bisa tumbuh,” pungkasnya. (And)
Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Warga Pesisir Palabuhanratu

Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Warga Pesisir Palabuhanratu
Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi.

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar