Kabaran Jabar, - Sebuah gang sempit di kawasan RW 01, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, mendadak menjadi sorotan akibat tumpukan sampah yang menggunung di sepanjang sisi jalan, Selasa (31/3/2026) pagi.
Lorong yang seharusnya menjadi akses utama warga kini tampak kumuh dan menyempit.
Kantong-kantong plastik berisi limbah rumah tangga menumpuk tak beraturan, sebagian bahkan mulai terbuka dan mengeluarkan bau menyengat.
Kondisi ini tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi warga sekitar.
Beberapa warga mengaku, penumpukan sampah terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Diduga, keterlambatan pengangkutan menjadi salah satu penyebab utama, ditambah kebiasaan sebagian warga yang masih membuang sampah sembarangan.
“Kalau pagi baunya cukup menyengat, apalagi saat cuaca panas. Kami khawatir ini bisa jadi sumber penyakit,” ujar salah seorang Linmas sebut aja namanya Jony.
Sebelumnya ia mengatakan, saat patroli melihat ada onknum warga RW 02 membuang sampah di tempat lokasi tersebut, dan akhirnya beliau minta maaf kepada petugas Patroli Linmas.
Ia menjelaskan, selain bau tak sedap, tumpukan sampah juga mengundang lalat dan hewan liar, serta berpotensi menyumbat saluran air di sekitar gang.
"Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan memicu genangan hingga banjir kecil saat hujan turun," ungkapnya.
Jony yang saat itu bertemu team Redaksi Kabaran Jabar setelah Sholat Shubuh, berharap ada penanganan cepat dari pihak terkait, baik dalam hal pengangkutan rutin maupun edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Di tengah padatnya permukiman, gang kecil seperti ini sejatinya menjadi nadi aktivitas warga.
"Tanpa kesadaran bersama dan pengelolaan sampah yang baik, ruang hidup tersebut perlahan berubah menjadi titik persoalan baru di tengah kota," pungkasnya (Bd20)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:





0Komentar