TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Diplomasi Islam Menguat, PKS Tegas Bela Palestina

Diplomasi Islam Menguat, PKS Tegas Bela Palestina

Diplomasi Islam Menguat, PKS Tegas Bela Palestina
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Gelombang solidaritas internasional terhadap Palestina kembali menguat. Presiden Almuzammil Yusuf menyampaikan apresiasi atas langkah diplomatik Indonesia bersama tujuh negara Muslim lainnya yang secara tegas mengecam kebijakan hukuman mati oleh parlemen Israel di wilayah Tepi Barat.

Negara-negara yang terlibat dalam konsolidasi ini meliputi Pakistan, Türkiye, Mesir, Yordania, Qatar, Arab Saudi, serta Uni Emirat Arab.

Menurut Almuzammil, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa dunia Islam tidak tinggal diam terhadap kebijakan yang dinilai melegalkan kekerasan terhadap rakyat Palestina.

“Ini adalah langkah diplomatik yang krusial untuk menunjukkan solidaritas internasional dalam menolak legalisasi pembunuhan terhadap pejuang kemerdekaan Palestina,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (5/4/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut bukan sekadar persoalan hukum domestik, melainkan bentuk penindasan sistematis yang mencerminkan praktik apartheid dan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Bahkan, kebijakan itu disebut sebagai instrumen “teror negara” yang berpotensi melemahkan semangat perjuangan rakyat Palestina.

PKS juga sepakat dengan pernyataan bersama para menteri luar negeri negara-negara Muslim yang menyebut kebijakan tersebut sebagai praktik apartheid yang nyata.

“Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pelanggaran nilai-nilai kemanusiaan universal,” tegasnya.

Namun demikian, PKS berpandangan bahwa kecaman saja tidak cukup. Partai ini mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjadi arena langkah konkret, termasuk mendorong sanksi diplomatik dan ekonomi terhadap Israel melalui Sidang Umum PBB.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga diminta mempercepat proses hukum di Mahkamah Pidana Internasional terkait berbagai dugaan pelanggaran terhadap tahanan Palestina, mulai dari penyiksaan hingga kelaparan.

Almuzammil menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina memiliki landasan kuat, baik secara konstitusional maupun historis.

Ia mengingatkan kembali pernyataan Soekarno yang menegaskan bahwa Indonesia akan terus menentang penjajahan selama Palestina belum merdeka.

Nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kemanusiaan yang adil dan beradab, disebut menjadi fondasi moral dalam membela hak-hak rakyat Palestina.

Menutup pernyataannya, Almuzammil menegaskan komitmen PKS untuk terus berada di garis depan dalam mendukung perjuangan Palestina.

Ia juga menginstruksikan seluruh kader untuk aktif menyuarakan dukungan, menggalang bantuan kemanusiaan, dan menjaga isu Palestina tetap menjadi prioritas dalam kebijakan luar negeri Indonesia.

“Selama penjajahan dan praktik apartheid masih berlangsung di tanah Palestina, maka perdamaian dunia yang sejati belum tercapai,” pungkasnya. **
Diplomasi Islam Menguat, PKS Tegas Bela Palestina

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar

Pasang Iklan di Sini - 0878-5243-1990 / 0813-3431-3656