Kabaran Jabar, - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Kota Cimahi melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban di kantor DPD PSI, Jalan Ciawitali No. 45, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).
Momentum Iduladha tahun ini dimanfaatkan PSI untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, gotong royong, serta solidaritas kemanusiaan di tengah tantangan ekonomi masyarakat.
Ketua Badan Saksi PSI Kota Cimahi, Deviana Marsha Rubianty mengatakan, pelaksanaan ibadah qurban tahun 2026 menjadi bukti bahwa semangat berbagi masyarakat masih sangat tinggi meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil.
“Pelaksanaan ibadah qurban tahun 2026 menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat masih sangat tinggi, meskipun kondisi ekonomi saat ini cukup menantang,” ungkap Deviana.
Menurutnya, qurban bukan hanya ibadah keagamaan semata, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas sosial yang mampu mempererat kebersamaan antarwarga. Ia menilai masyarakat tetap berupaya menyisihkan rezeki demi membantu sesama di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.
“Ini menunjukkan nilai gotong royong dan kemanusiaan masih kuat di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.
PSI juga mengapresiasi seluruh panitia qurban, relawan, donatur, dan masyarakat yang terlibat dalam proses penyembelihan hingga distribusi daging qurban. Deviana menilai semangat kebersamaan tersebut menjadi energi positif yang perlu terus dijaga.
Selain itu, PSI mendorong kader serta relawan untuk aktif hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Fokus utama partai, kata Deviana, adalah memastikan manfaat qurban dapat dirasakan secara luas, terutama oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap pelaksanaan qurban tahun ini tidak hanya menjadi ibadah semata, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian, dan semangat berbagi antarwarga,” katanya.
Dalam pelaksanaan distribusi daging qurban, PSI menekankan pentingnya pendataan penerima manfaat yang transparan dan tepat sasaran. Kerja sama antara panitia qurban, tokoh masyarakat, RT/RW, hingga lingkungan sekitar dinilai menjadi faktor penting agar pembagian berjalan tertib dan merata.
PSI juga melihat adanya perubahan tren pelaksanaan qurban dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di tengah kondisi ekonomi saat ini, masyarakat cenderung lebih mengedepankan kebersamaan melalui qurban kolektif atau patungan bersama keluarga dan komunitas.
“Hal ini menjadi bentuk adaptasi masyarakat yang tetap menjaga nilai ibadah, kebersamaan, dan kemanusiaan di tengah berbagai tantangan zaman,” jelas Deviana.
Tidak hanya itu, PSI turut mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan dan distribusi hewan qurban. Menurut Deviana, penggunaan teknologi dapat membantu meningkatkan transparansi, efektivitas pendataan, serta memastikan distribusi bantuan lebih merata dan tepat sasaran.
Momentum Iduladha 2026 juga diharapkan menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial, persatuan, dan nilai kebangsaan di tengah masyarakat. PSI mengajak generasi muda untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta menjaga budaya gotong royong.
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:



0Komentar