TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Ormas Cobra Apresiasi Bantuan Pemprov Jabar untuk Kolam Renang Ardagusema

Ormas Cobra Apresiasi Bantuan Pemprov Jabar untuk Kolam Renang Ardagusema

Ormas Cobra Apresiasi Bantuan Pemprov Jabar untuk Kolam Renang Ardagusema
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Ormas Cobra Commando Baros Ranger (COBRA) Kota Cimahi Berani Tangguh Benar memberikan apresiasi terhadap sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Cimahi, dan TNI AD dalam pembangunan Kolam Renang Ardagusema di lingkungan Pusdikarmed Cimahi.

Ketua Umum Cobra, Deddy Supriadi, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut disampaikan setelah pihaknya mengikuti pertemuan resmi di Mako Pusdikarmed pada (20/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, menurut Cobra, terkonfirmasi bahwa pembangunan kolam renang merupakan bantuan Pemprov Jawa Barat melalui Pemerintah Kota Cimahi sebagai bagian dari kompensasi pembangunan Underpass Gatot Subroto.

“Kami luruskan di sini. Ini bukan proyek pembangunan di atas ODCB secara sembarangan. Ini adalah bantuan resmi dari Provinsi Jawa Barat sebagai kompensasi. Jadi ada payung hukumnya, ada anggarannya, dan ada manfaatnya untuk prajurit dan masyarakat. Kami dukung penuh,” ujar Deddy Supriadi.
Ormas Cobra Apresiasi Bantuan Pemprov Jabar untuk Kolam Renang Ardagusema
Ormas Cobra Apresiasi Bantuan Pemprov Jabar untuk Kolam Renang Ardagusema
Cobra menilai, pembangunan fasilitas tersebut tidak semestinya hanya dilihat dari sisi fisik, tetapi juga dari manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pembinaan olahraga di Kota Cimahi.

Terkait isu Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang sebelumnya beredar di masyarakat, Cobra menyebut persoalan tersebut telah dikomunikasikan melalui koordinasi antara Pusdikarmed, Pemerintah Kota Cimahi, penggiat kebudayaan DKKC Kota Cimahi, serta sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat.

Menurut Cobra, kawasan Pusdikarmed memiliki nilai sejarah penting sebagai kawasan heritage militer yang telah ada sejak 1896.

Karena itu, pembangunan fasilitas baru dinilai perlu tetap memperhatikan karakter sejarah kawasan.

“Kawasan Pusdikarmed memang kawasan heritage militer 1896. Justru karena itu, bantuan dari Provinsi ini harus kita kawal agar pembangunannya berwawasan sejarah. Jangan sampai bantuan baik dari Gubernur Jabar yang disampaikan melalui Bapak Wali Kota Cimahi dicoreng oknum. Prestasi harus jalan, sejarah harus tetap terjaga,” tegasnya.

Cobra juga menyatakan kesiapan untuk mengambil peran sebagai jembatan komunikasi antara TNI AD, Pemerintah Kota Cimahi, dan masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan berjalan secara transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Deddy menambahkan, keberadaan Kolam Renang Ardagusema diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas olahraga internal, tetapi dapat berkembang menjadi sarana pembinaan atlet renang dan ruang pengembangan potensi generasi muda.

“Terima kasih untuk Bapak Wali Kota Cimahi dan Bapak Danpusdikarmed. Ini bukti nyata sinergi TNI dan pemerintah daerah untuk rakyat. Kolam ini nantinya bukan cuma untuk prajurit, tetapi bisa menjadi pusat pembinaan atlet renang dan masyarakat Cimahi untuk Indonesia Emas,” pungkasnya.

Bagi Cobra, pembangunan tersebut menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat, penguatan olahraga, serta upaya menjaga nilai sejarah.

Sinergi lintas institusi pun diharapkan terus dikawal agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Kota Cimahi. (Bd20).

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar