TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Perjuangan Keluar dari Fase Gelap

SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Perjuangan Keluar dari Fase Gelap

SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Perjuangan Keluar dari Fase Gelap
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Pada 8 Mei 2026 lalu, Band rock alternatif asal Sumedang, SALTERYP, kembali yang resmi dirilis  dan memperkenalkan karya terbaru melalui single kedua berjudul “Terbelenggu”.

Lagu tersebut menghadirkan potret emosional tentang fase kelam kehidupan seseorang, mulai dari rasa hampa, kebingungan dalam menentukan arah hidup, hingga upaya mencari pelarian yang pada akhirnya justru membawa penyesalan.

“Terbelenggu” menjadi kelanjutan perjalanan musikal SALTERYP setelah sebelumnya merilis single debut pada Februari 2026. Melalui karya terbarunya, band ini mencoba menyampaikan refleksi mengenai tekanan batin sekaligus perjuangan seseorang untuk keluar dari situasi destruktif yang membelenggu dirinya.
SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Perjuangan Keluar dari Fase Gelap
SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Perjuangan Keluar dari Fase Gelap
Secara lirik, “Terbelenggu” menggambarkan seseorang yang berusaha terus bertahan di tengah kekacauan kehidupan dan kelelahan mental. Lirik lagu tersebut ditulis langsung oleh bassist SALTERYP, Nanda Insan, yang akrab disapa Akrom.

Nuansa emosional semakin diperkuat melalui karakter instrumen yang tegas dan aransemen yang lebih dinamis dibandingkan single sebelumnya. SALTERYP juga menambahkan sejumlah elemen instrumen untuk memperkaya warna musik sekaligus memperkuat identitas mereka sebagai pengusung modern alternative rock.

Proses produksi “Terbelenggu” dikerjakan secara mandiri dengan waktu pengerjaan yang relatif singkat. Meski demikian, SALTERYP tetap memperhatikan detail musikal agar pesan dan atmosfer emosional yang terkandung dalam lagu dapat tersampaikan secara maksimal kepada pendengar.

Untuk sektor produksi, lagu ini diproduseri oleh Agung Nuryana Mubarok, yang sekaligus menangani proses mixing dan mastering bersama dr. alialfakir. Sementara artwork single dikerjakan oleh Syahdan Aliansyah.

Salah satu bagian lirik “Terbelenggu” menggambarkan kegelisahan sekaligus upaya untuk terus melangkah meski berada dalam situasi sulit.

“Kucoba untuk berlari darinya
Mencari cara tuk melepaskannya
Namun langkahku tak tentu arah
Dan ku lelah tapi ku trus melangkah…”

Melalui “Terbelenggu”, SALTERYP tidak sekadar menghadirkan lagu dengan energi rock alternatif, tetapi juga membawa cerita tentang keterpurukan, kelelahan, dan kesadaran untuk berusaha bangkit dari fase gelap kehidupan.

Karya ini sekaligus menjadi penegasan arah musikal SALTERYP di jalur modern alternative rock, dengan pendekatan lirik yang lugas, personal, dan emosional.

Kredit “Terbelenggu”

- Judul: “Terbelenggu”
- Artist: SALTERYP
- Genre: Rock Alternatif
- Tanggal Rilis: 8 Mei 2026
- Penulis Lagu: Nanda Insan
- Produser: Agung Nuryana Mubarok
- Mixing & Mastering: Agung Nuryana Mubarok, dr. alialfakir
- Artwork: Syahdan Aliansyah
- Label/Distribusi: Salteryp Records
- Aransemen: Nanda Insan, Agung Nuryana Mubarok, Syahrul Saragih
SALTERYP Rilis Single Kedua “Terbelenggu”, Potret Perjuangan Keluar dari Fase Gelap

Perjalanan SALTERYP

SALTERYP berawal dari band bernama Narfa yang dibentuk pada 2020 oleh Arul, Fauzan, dan Akrom di Sumedang. Setelah sempat vakum akibat kesibukan masing-masing personel, mereka kemudian kembali bangkit dengan formasi baru serta identitas musik yang semakin matang.

Saat ini, SALTERYP diperkuat oleh Arul sebagai vokalis, Fauzan pada drum, Akrom pada bass, Agung Akbar sebagai gitar pertama, dan Agung Mubarok sebagai gitar kedua.

Kelima personel mengusung warna modern rock alternatif yang dipadukan dengan elemen elektronik serta harmonisasi dua gitar. Perbedaan latar belakang dan referensi musik setiap personel turut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter SALTERYP.

Pengaruh musik mereka mencakup berbagai genre, mulai dari Britpop, Alternative Rock, Metal, Hardcore, Grunge, Shoegaze, hingga Pop Punk. Perpaduan referensi tersebut kemudian melahirkan karakter musik SALTERYP yang dinamis, emosional, dan penuh energi.

Dengan dirilisnya “Terbelenggu”, SALTERYP berharap karya mereka dapat menjangkau lebih banyak pendengar sekaligus menjadi bagian dari perkembangan skena musik rock alternatif, khususnya dari Sumedang dan Jawa Barat. (Bd20)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar