Kabaran Jabar, - Lahir di kerasnya skena bawah tanah Bandung pada Februari 1996, RABIES menjelma sebagai salah satu nama yang tak bisa dipisahkan dari denyut nadi musik ekstrem Indonesia. Dengan semangat perlawanan dan energi mentah yang meledak-ledak, band ini berdiri dengan formasi awal: EWON (vokal), DANETZ (gitar), AKI (gitar), TING (bass), dan JIMBO (drum).
Nama-nama itu bukan sekadar personel, melainkan fondasi dari amarah yang disuarakan lewat distorsi. DANETZ yang juga dikenal bersama The Bollocks, serta JIMBO dari Sacrilegious, membawa warna berbeda yang memperkaya karakter RABIES sejak awal.
Album Perdana: Ledakan “Drugscore Vibration”
Tahun 2003 menjadi tonggak penting. RABIES merilis album perdana bertajuk “Drugscore Vibration” di bawah naungan PCP Record. Album ini menjadi manifesto kebebasan berpikir dan kebebasan bermusik liar, kotor, dan tanpa kompromi.
Namun perjalanan RABIES tak pernah mulus. Tahun 2004 menjadi pukulan telak dengan wafatnya sang vokalis, EWON. Formasi pun berubah. Posisi vokal kemudian diisi oleh IVAN SCUMBAG, sosok karismatik dari Burgerkill. Kehadirannya membawa babak baru lebih brutal, lebih gelap, lebih menggigit.
Sayangnya, takdir kembali menguji. Pada 2006, IVAN SCUMBAG pun berpulang. Duka kembali menyelimuti tubuh RABIES. Namun band ini tak runtuh.
Bangkit dari Kehilangan
Pasca-2006, RABIES merombak formasi dan terus bergerak. TING mengambil peran lebih luas sebagai motor ideologi “Piss Off Cunt Freak”, dengan DONALD BRACO di lini vokal, DANETZ tetap menjaga distorsi gitar, BINZ dari Disaster menambah lapisan kebisingan, serta dukungan Acong dan Lingga.
Memasuki 2012 hingga kini, regenerasi kembali terjadi. Formasi diperkuat Donal Bracho (vokal), Ojell dan Bins (gitar), Ogie (bass), serta Obo Booloki (drum). Nama boleh berubah, personel boleh berganti, tapi semangatnya tetap sama: melawan korupsi moral, melawan kemunafikan, dan membebaskan pikiran lewat musik.
Manifesto Tanpa Sensor
Lebih dari dua dekade, RABIES bukan sekadar band. Ia adalah simbol keteguhan di tengah kehilangan. Dua vokalis telah gugur, namun api perlawanan tak pernah padam.
“Free your mind – free your music – kill the corruptor.”
Seruan itu bukan slogan kosong, melainkan napas panjang perjalanan mereka.
Hail RABIES.
![]() |
| RABIES: Liar, Terluka, Menggila |
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:


0Komentar