TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi

Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi

Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitya Yudisthira, resmi membuka Ramadhan Expo ke-3 Tahun 2026 yang digelar di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi, Kamis (26/2/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa alun-alun merupakan jantung Kota Cimahi yang melekat kuat dalam memori kolektif masyarakat.

Menurutnya, kawasan alun-alun bukan sekadar ruang terbuka, tetapi simbol kehidupan kota yang harus terus berdenyut dengan aktivitas, kreativitas, dan pergerakan ekonomi warga.

“Alun-alun ini sudah disempurnakan, jalannya dikonversi menjadi pedestrian. Maka harus hidup dan harus atraktif,” ujar Adhitya.

Ia menambahkan, kota yang baik dan memiliki indeks kebahagiaan tinggi adalah kota yang mampu menghidupkan ruang publiknya.

Kehadiran Ramadhan Expo dinilai menjadi bukti bahwa Cimahi tetap dinamis meski berada di bulan suci Ramadan.

“Saya senang hari ini banyak sekali kehidupan dan aktivitas. Ini menjadi ciri bahwa Kota Cimahi adalah kota yang hidup walaupun di bulan Ramadan. Tapi kita masih punya sebelas bulan ke depan. Bagaimana caranya alun-alun ini benar-benar terus hidup,” tambahnya.

Adhitya berharap Cimahi dapat tumbuh sebagai kota berkarakter, atraktif, dan “happy city”.

Ia meyakini kegiatan kolaboratif seperti Ramadhan Expo mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat identitas kota kreatif dan inovatif.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widiatmoko, didampingi anggota DPRD H. Bambang Purnomo dan Fredi Siagian, para asisten daerah, kepala OPD, Camat Cimahi Tengah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Nostalgia dan Kebanggaan Warga Asli Cimahi

Ketua Panitia Ramadhan Expo, Kang Beny, mengungkapkan rasa haru dan bangganya bisa kembali beraktivitas di lokasi yang menyimpan kenangan masa kecilnya.

“Dulu di sini tempat bermain sepak bola, sore harinya mengaji. Sekarang berubah menjadi pusat kegiatan ekonomi dan kreativitas. Saya bangga melihat Cimahi berkembang signifikan, terutama di sektor infrastruktur dan ekonomi,” tuturnya.

Ramadhan Expo tahun ini diikuti 79 tenant, terdiri dari 40 partisi tenda besar dan 39 stan reguler. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kuliner, fesyen, hingga otomotif.

Sekitar 50 persen peserta merupakan pelaku usaha asal Kota Cimahi. Sisanya datang dari Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung, hingga luar daerah seperti Cianjur, Sukabumi, dan Bekasi.

Panitia juga menegaskan komitmennya mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembayaran retribusi resmi sesuai Peraturan Daerah yang berlaku.

"Kami berharap Ramadhan Expo dapat terus menjadi agenda tahunan yang dikelola secara kolaboratif bersama Pemerintah Kota Cimahi, sekaligus menjadi ikon kegiatan ekonomi kreatif di jantung kota," pungkasnya. (Bd20)
Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi

Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi

Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi

Ramadhan Expo Bangkitkan Ekonomi

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar