TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
ASN Cimahi “Gas Pol” Usai Lebaran, Disiplin Tembus 97 Persen

ASN Cimahi “Gas Pol” Usai Lebaran, Disiplin Tembus 97 Persen

ASN Cimahi “Gas Pol” Usai Lebaran, Disiplin Tembus 97 Persen
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Pasca libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi langsung kembali ke ritme kerja dengan semangat tinggi.

Hari pertama masuk kerja dimanfaatkan bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga memastikan pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Berdasarkan hasil monitoring yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, tingkat kehadiran ASN mencapai angka 97,30 persen.

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Asisten Administrasi Umum, Mochamad Ronny, serta Kepala BKPSDMD, Siti Fatonah bersama jajaran.

Monitoring dilakukan dengan berkeliling ke berbagai perangkat daerah, mulai dari dinas strategis hingga pusat perkantoran utama.

Selain mengecek kehadiran, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pimpinan dan pegawai usai libur panjang.

“Alhamdulillah kehadiran sekitar 97,30 persen,” ungkap Ronny.

Meski angka kehadiran tergolong tinggi, ditemukan dua ASN yang tidak hadir tanpa keterangan.

Temuan ini langsung menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lebih lanjut. Ronny menegaskan, ketidakhadiran tanpa alasan jelas merupakan pelanggaran disiplin yang tidak bisa ditoleransi.

“Kalau tanpa keterangan, dan nanti setelah dicek benar, konsekuensinya masuk ke masalah disiplin pegawai,” tegasnya.

Sanksi yang menanti pun tidak main-main, mulai dari teguran lisan hingga hukuman disiplin tingkat berat, tergantung tingkat pelanggaran.

Bahkan, hal tersebut dapat berdampak pada karier ASN yang bersangkutan.

Tak hanya soal absensi, monitoring ini juga memastikan kesiapan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah menekankan pentingnya profesionalisme agar roda pelayanan publik kembali berjalan normal tanpa hambatan.

Dalam kesempatan yang sama, Ronny juga menegaskan bahwa kebijakan kerja fleksibel atau work from home (WFH) belum dapat diterapkan di lingkungan Pemkot Cimahi.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat sebagai dasar hukum pelaksanaan.

“Untuk daerah ini belum ada aturannya. Jadi masih full, lima hari kerja masuk kantor,” jelasnya.

Secara keseluruhan, hari pertama kerja pascalibur Lebaran di Kota Cimahi menunjukkan tren positif. Mayoritas ASN hadir dan siap menjalankan tugas.

Namun, pengawasan tetap diperketat, dengan BKPSDMD terus melakukan pendataan kehadiran di 30 perangkat daerah, termasuk wilayah dan unit kerja di luar kawasan pusat pemerintahan.

Momentum ini menjadi penanda bahwa disiplin dan komitmen pelayanan tetap menjadi prioritas utama, bahkan setelah jeda libur panjang. (IKPS/Bd20)
ASN Cimahi “Gas Pol” Usai Lebaran, Disiplin Tembus 97 Persen

ASN Cimahi “Gas Pol” Usai Lebaran, Disiplin Tembus 97 Persen

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar