TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
DPRD Cimahi Turun Pantau Pasar

DPRD Cimahi Turun Pantau Pasar

DPRD Cimahi Turun Pantau Pasar
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Melalui pemantauan langsung di sejumlah pasar rakyat hingga ritel modern, pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang wajar dan pasokan yang terjamin.

Kegiatan monitoring tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, bersama anggota DPRD Kota Cimahi, Tatang Somantri dari Komisi I dan Yefi Abdulah dari Komisi II, serta jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin). Mereka menyasar berbagai titik perdagangan guna melihat kondisi riil di lapangan.

Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil. Adhitia menyebutkan bahwa kondisi ini menjadi sinyal positif menjelang puncak kebutuhan masyarakat saat Lebaran.

“Harga secara umum masih stabil, baik di pasar tradisional maupun pasar modern,” ujarnya.

Namun demikian, terdapat kenaikan pada komoditas cabai rawit merah atau cengek domba yang mencapai sekitar Rp80.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting dan cabai merah tanjung masih berada di bawah Rp40.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein, harga juga relatif terkendali. Daging sapi berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, daging ayam sekitar Rp40.000 per kilogram, dan telur ayam ras berkisar Rp30.000 per kilogram.

Pemerintah Kota Cimahi memastikan pengawasan harga akan terus dilakukan setiap hari guna mengantisipasi lonjakan maupun gangguan distribusi. Jika terjadi gejolak harga, intervensi melalui operasi pasar telah disiapkan sebagai langkah cepat menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya itu, pengawasan juga melibatkan Satgas Pangan bersama aparat kepolisian dan tim penegakan hukum ekonomi. Hasilnya, tidak ditemukan pedagang yang melanggar ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

“Pasokan sembako aman, distribusi lancar, termasuk BBM juga terjaga,” tambah Adhitia.

Selain bahan pokok, perhatian juga diberikan pada maraknya penjualan parcel Lebaran. Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi, Indra Bagjana, menegaskan pentingnya transparansi informasi produk dalam parcel, terutama terkait jenis barang dan masa kedaluwarsa.

Ia mengingatkan bahwa konsumen berhak mengetahui isi paket secara jelas agar terhindar dari produk yang tidak layak konsumsi. Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga perlindungan konsumen.

Hingga saat ini, Kota Cimahi belum ditemukan kasus produk kedaluwarsa dalam parcel. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran.

Pemantauan juga diperkuat melalui jejaring kewilayahan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, guna memastikan setiap perkembangan harga dapat terdeteksi dengan cepat.

Dengan langkah pengawasan menyeluruh ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Idulfitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok. (Bd20)
DPRD Cimahi Turun Pantau Pasar

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar