Kabaran Jabar, - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menggelar kegiatan halalbihalal pasca Hari Raya Idulfitri dengan suasana sederhana namun penuh makna, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pimpinan daerah bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam keterangannya menyampaikan bahwa halalbihalal ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali semangat kebersamaan antara pimpinan dan seluruh ASN.
“Yang terpenting adalah makna dari kegiatan ini, yakni saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas tingkat kehadiran ASN yang sangat tinggi. Setelah masa libur dan cuti bersama, hampir seluruh ASN telah kembali aktif bekerja.
“Alhamdulillah, tingkat kehadiran mencapai sekitar 99 persen. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Cimahi tetap disiplin dan siap kembali memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kedisiplinan tersebut menjadi cerminan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa semangat baru pasca Lebaran harus menjadi energi positif untuk meningkatkan kinerja di semua sektor.
Selain itu, seluruh perangkat daerah juga telah diperintahkan untuk kembali turun ke lapangan guna memantau berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kondisi pasar dan perkembangan lingkungan.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.
Memasuki triwulan kedua tahun 2026, Pemerintah Kota Cimahi juga mulai menggenjot pelaksanaan berbagai program kerja.
Sejumlah agenda penting seperti penyelesaian laporan tahunan, termasuk LPPD, hingga percepatan pekerjaan lapangan menjadi fokus utama.
Tak hanya itu, pemerintah juga akan segera meluncurkan program strategis daerah, salah satunya Program PPM yang masuk dalam daftar prioritas.
Program ini akan diawasi secara ketat, termasuk melibatkan aparat penegak hukum, guna mencegah potensi penyimpangan.
Terkait kebijakan Work From Anywhere (WFA), pemerintah daerah memastikan akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat. Namun, penerapannya akan disesuaikan dengan kondisi daerah.
“Kami memilih hari Rabu sebagai jadwal WFA agar tidak menimbulkan efek hari kejepit atau potensi perpanjangan libur,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Cimahi optimistis kinerja ASN tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
Momentum Idulfitri pun diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan. (Bd20)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:



0Komentar