Kabaran Jabar, - Libur Lebaran 1447 Hijriah membawa lonjakan wisatawan ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, kepolisian memberikan peringatan tegas terkait keselamatan perjalanan, khususnya bagi masyarakat yang masih nekat menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Arviandre Maliki, saat melakukan pemantauan arus lalu lintas di Simpang Beatrix, Lembang, Minggu (22/3/2026).
Ia menegaskan bahwa penggunaan kendaraan angkutan barang untuk membawa orang sangat berisiko dan berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Menurut Andre, sapaan akrabnya, kendaraan bak terbuka secara fungsi hanya diperuntukkan untuk mengangkut barang, bukan manusia.
Ketika digunakan untuk perjalanan wisata, terlebih dengan jarak yang cukup jauh, tingkat bahaya meningkat drastis.
“Jika terjadi kecelakaan, penumpang di bak terbuka memiliki risiko cedera yang jauh lebih tinggi dibandingkan kendaraan penumpang pada umumnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya perlindungan bagi penumpang di bagian belakang kendaraan terbuka. Tanpa sabuk pengaman dan perlindungan bodi kendaraan, potensi fatalitas menjadi lebih besar jika terjadi benturan atau insiden di jalan.
Sebagai langkah pencegahan, kepolisian mengimbau masyarakat untuk memilih moda transportasi yang lebih aman dan layak, seperti bus pariwisata atau mobil pribadi roda empat.
Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama, terutama saat bepergian bersama keluarga di momen liburan.
Meningkatnya arus wisata ke Lembang selama Lebaran menjadi perhatian khusus aparat. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan keselamatan berkendara sangat diharapkan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Gunakan kendaraan yang memang diperuntukkan bagi penumpang. Jangan ambil risiko dengan kendaraan bak terbuka,” pungkasnya. (Bd20)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:


0Komentar