Kabaran Jabar, - Alun-Alun Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berada di belakang Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah, kembali menjadi sorotan publik.
Ruang terbuka yang dibangun sebagai fasilitas umum dan tempat aktivitas masyarakat tersebut kini diduga mengalami penyalahgunaan fungsi, sehingga memunculkan keprihatinan berbagai pihak.
Berdasarkan pantauan yang bersumber dari PikiranRakyatCom di lokasi pada Minggu, 26 Juli 2026, kondisi kawasan alun-alun terlihat kurang terawat.
Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, termasuk beberapa bagian atap yang tampak rusak.
Selain itu, sampah terlihat berserakan di berbagai sudut kawasan sehingga mengurangi kenyamanan dan estetika ruang publik.
Tidak hanya itu, sejumlah dinding fasilitas umum dipenuhi coretan serta kotoran yang semakin memperlihatkan minimnya perawatan terhadap aset publik tersebut.
Temuan yang paling menjadi perhatian adalah banyaknya pecahan botol kaca dan botol minuman yang diduga merupakan bekas minuman keras di beberapa titik kawasan alun-alun.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa lokasi tersebut kerap dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul dan mengonsumsi minuman keras, terutama pada malam hari.
Apabila dugaan tersebut benar, kondisi ini tentu bertolak belakang dengan fungsi utama alun-alun sebagai ruang publik yang aman, nyaman, ramah keluarga, serta dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan berinteraksi sosial.
Karena itu, diperlukan langkah cepat dari pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk melakukan evaluasi, meningkatkan pengawasan, memperbaiki fasilitas yang rusak, serta memastikan kebersihan dan keamanan kawasan tetap terjaga.
Upaya tersebut penting agar alun-alun kembali menjadi ruang publik yang layak dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
Selain pengawasan rutin, keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum juga menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya vandalisme maupun penyalahgunaan ruang publik.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan Alun-Alun Kabupaten Bandung Barat dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya sebagai ikon kebanggaan daerah dan ruang publik yang nyaman bagi seluruh warga. **
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:



0Komentar