Kabaran Jabar, - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi akan melakukan pemotongan dan pemangkasan sejumlah pohon sebagai bagian dari persiapan pembangunan saluran drainase di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Cihanjuang, Kecamatan Cimahi Utara.
Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas permohonan yang diajukan berbagai pihak guna mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan saluran drainase sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang ditimbulkan oleh akar pohon terhadap konstruksi maupun fungsi saluran di masa mendatang.
Berdasarkan pantauan Kabaran Jabar di lapangan, seluruh pohon yang berada di sepanjang jalur rencana pembangunan telah melalui proses pendataan dan pemeriksaan awal oleh petugas. Pada tahap pertama, sejumlah pohon diusulkan untuk mendapatkan penanganan berupa pemangkasan maupun pemotongan sesuai kebutuhan teknis pekerjaan.
Setelah dilakukan verifikasi kembali, diperkirakan terdapat sekitar 34 pohon yang berpotensi terdampak.
Namun demikian, jumlah pasti pohon yang akan dipotong masih menunggu hasil penggalian di lapangan untuk memastikan kondisi akar serta tingkat keterkaitannya dengan pembangunan saluran drainase.
Perwakilan PUPR Kota Cimahi, Mukhartojo, menjelaskan bahwa keputusan mengenai jumlah pohon yang akan ditebang belum dapat dipastikan karena seluruh proses tetap mengacu pada kondisi aktual di lapangan.
"Pemotongan pohon dilakukan karena nantinya akan ada pembangunan saluran. Kami juga mempertimbangkan kondisi akar pohon yang dikhawatirkan mengganggu pekerjaan maupun fungsi saluran. Namun jumlah pastinya belum bisa ditentukan karena masih menunggu hasil di lapangan," ujar Mukhartojo di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Cihanjuang, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (29/7/2026).
Pemerintah Kota Cimahi menegaskan bahwa setiap tindakan terhadap pohon dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Selain mendukung pembangunan infrastruktur, upaya tersebut juga tetap memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, serta meminimalkan penebangan yang tidak diperlukan.
DLH dan PUPR Kota Cimahi juga akan terus berkoordinasi dengan pengurus RT dan masyarakat sekitar agar pelaksanaan pekerjaan berlangsung tertib, transparan, serta tidak menimbulkan dampak yang merugikan bagi lingkungan maupun aktivitas warga.
Melalui sinergi antarperangkat daerah dan partisipasi masyarakat, pembangunan saluran drainase diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengendalian air, mengurangi potensi genangan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Cimahi.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui rencana pemotongan dan pemangkasan diperkirakan sekitar 34 pohon. (Bd20)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:



0Komentar