Kabaran Jabar, - Semangat kemerdekaan dan kebersamaan warga Kota Cimahi kembali digelorakan melalui Paris Festival 2026 yang digelar di Kampung Pasir Hiris, RW 01, Kelurahan Cibeber, Sabtu.
Festival berbasis kampung tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus dikemas bersamaan dengan kegiatan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan yang disiapkan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi itu tidak sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Lebih dari itu, Paris Festival diarahkan menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal, memperkuat partisipasi masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi warga.
Beragam unsur masyarakat dilibatkan dalam rangkaian festival. Konsep kegiatan memadukan seni budaya, olahraga, keagamaan, pariwisata hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Salah satu agenda yang mendapat perhatian masyarakat adalah jalan santai dengan target peserta sekitar 2.000 orang. Antusiasme warga bahkan mulai terlihat dari jumlah pendaftar yang terus bertambah.
“Antusiasme warga terhadap rangkaian awal festival juga mulai terlihat. Panitia menargetkan sekitar 2.000 peserta mengikuti jalan santai,” ujar Ares, Rabu (19/8/2026).
Ares menyebutkan, hingga saat ini jumlah peserta yang telah melakukan pendaftaran sementara mencapai sekitar 1.500 orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dikembangkan dari lingkungan kampung tersebut.
“Hingga saat ini, jumlah pendaftar sementara telah mencapai sekitar 1.500 orang,” ungkapnya.
Kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti jalan santai masih terbuka. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung hingga 22 Agustus 2026 melalui panitia di Kelurahan Cibeber maupun Karang Taruna RW 01.
Informasi mengenai pendaftaran juga disediakan melalui akun Instagram Paris Hiris Festival. Sementara bagi masyarakat yang belum sempat melakukan pendaftaran sebelumnya, panitia tetap membuka kesempatan untuk melakukan pendaftaran langsung pada hari pelaksanaan.
Disbudparpora Kota Cimahi menilai konsep festival berbasis kampung memiliki potensi besar untuk mengangkat identitas dan potensi lokal. Karena itu, Paris Festival 2026 tidak diarahkan menjadi agenda seremonial semata, melainkan sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku seni, pemuda, pelaku UMKM dan berbagai unsur lainnya.
Kehadiran UMKM juga menjadi bagian penting dari festival. Pelaku usaha lokal didorong memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar, sehingga geliat kegiatan masyarakat dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung.
Dengan menggabungkan unsur seni budaya, olahraga, kegiatan keagamaan, pariwisata dan pemberdayaan ekonomi, Paris Festival 2026 diharapkan mampu menghadirkan wajah Cimahi dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, yakni kampung.
“Festival ini ditargetkan menjadi etalase potensi Cimahi dari tingkat kampung sekaligus membuka ruang baru bagi pergerakan ekonomi warga,” tandas Ares.
Melalui Paris Festival 2026, semangat memperingati kemerdekaan pun tidak berhenti pada perayaan. Festival tersebut menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong, merawat budaya lokal, menghidupkan ruang kreatif masyarakat serta mendorong potensi ekonomi warga agar tumbuh dari lingkungan sendiri. ***
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:





0Komentar