TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi

ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi

ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Band pembuka Melandia Gothicmetal featuring Bones turut tampil dalam gelaran Sound Of Bon Jovi yang diselenggarakan oleh ALPRO sekaligus Pelaksana, Kang Al Ramdoni.

Acara ini berlangsung di Pawon Pitoe Cafe, Jalan Lengkong Besar, Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, pada Kamis (17/9/2026) malam.

Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara musik yang menghadirkan nuansa rock dan metal di tengah atmosfer hangat para penikmat musik Kota Bandung.
ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi
ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi
Melandia Gothicmetal featuring Bones membawakan penampilan dengan karakter musik yang memadukan nuansa gothic dan metal.

Kehadiran mereka menambah warna dalam panggung Sound Of Bon Jovi sekaligus memperlihatkan keberagaman musisi lokal yang terus aktif berkarya.

Gelaran yang berlangsung di Pawon Pitoe Cafe tersebut menjadi ruang bagi para musisi untuk bertemu, tampil, serta memperkenalkan karya dan karakter bermusik kepada para penonton.

Dengan tampilnya Melandia Gothicmetal featuring Bones, Sound Of Bon Jovi turut menjadi bagian dari aktivitas panggung musik yang mempertemukan berbagai warna dan karakter dalam skena musik rock dan metal di Kota Bandung.
ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi
Penyelenggara sekaligus Pelaksana ALPRO, Kang Al Ramdoni, mengungkapkan bahwa gelaran Sound of Bon Jovi menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang silaturahmi bagi musisi sekaligus pencinta musik rock di Bandung.

Menurut Al Ramdoni, ALPRO sebelumnya telah beberapa kali menggelar kegiatan musik dengan konsep yang lebih spesifik dan melibatkan berbagai kelompok musik dari lintas generasi, mulai dari era 1980-an, 1990-an hingga 2000-an.

Ia menjelaskan, Sound of Bon Jovi secara khusus mengusung konsep tribut untuk membawakan lagu-lagu Bon Jovi. Sejumlah musisi dan bintang tamu dilibatkan untuk menghadirkan lagu-lagu Bon Jovi kepada para pencinta musik rock.

“Konsep utamanya adalah tribut untuk band-band luar. Untuk Sound of Bon Jovi ini, beberapa band dan bintang tamu membawakan lagu-lagu Bon Jovi. Tujuannya sederhana, yaitu menghibur mereka yang suka lagu-lagu Bon Jovi sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi musisi dan pencinta musik rock di Bandung,” ujar Pelaksana ALPRO, Kang Al Ramdoni.

Al Ramdoni menuturkan, pemilihan Pawon Pitoe Cafe sebagai lokasi kegiatan tidak terlepas dari dukungan yang selama ini diberikan kepada ALPRO. Mulai dari venue, sound system hingga kebutuhan konsumsi talent turut difasilitasi oleh pihak Pawon Pitoe Cafe.

Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempertemukan para musisi Bandung, termasuk GnG band, GAN Rose, Temi Ketpeanu, Ray Hendraman, Babone Rudal, Debby Drum, yang sebelumnya telah memiliki hubungan pertemanan serta beberapa kali terlibat dalam kegiatan musik bersama.

“Mereka sebelumnya sudah sering bersama saya dan ketika diajak untuk silaturahmi melalui acara ini, mereka sangat antusias. Karena di Bandung masih jarang ada tempat yang secara rutin memberikan ruang bagi musisi rock, acara seperti ini menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul dan bermain musik bersama,” ungkapnya.

Terkait persiapan para performer, Al Ramdoni mengatakan proses persiapan dilakukan dalam waktu relatif singkat.

Menurutnya, para musisi yang terlibat sudah cukup familiar dengan lagu-lagu Bon Jovi sehingga tidak membutuhkan waktu latihan yang panjang.

“Persiapannya bisa dibilang hanya hitungan hari. Saya menyampaikan kepada mereka untuk siap-siap dan mereka langsung merespons. Lagu-lagu Bon Jovi sudah sangat familiar dan sering mereka bawakan ketika tampil di panggung, sehingga persiapannya tidak terlalu sulit,” jelas Al Ramdoni.

Lebih jauh, Al Ramdoni melihat kegiatan musik seperti Sound of Bon Jovi memiliki ruang untuk ikut menjaga keberlangsungan ekosistem musik lokal, khususnya bagi para musisi rock di Bandung.
ALPRO Hadirkan Melandia Gothicmetal Featuring Bones Tampil di Sound Bon Jovi
Ia menilai antusiasme para musisi menjadi salah satu modal penting untuk terus menghadirkan kegiatan serupa.

Menurutnya, sejumlah musisi bahkan menunjukkan keinginan untuk kembali membuat kegiatan bersama karena terbatasnya ruang pertunjukan reguler bagi musisi rock di Bandung.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini jangan berhenti di satu acara. Kalau Sound of Bon Jovi ini berjalan dengan baik, ke depan bisa dibuat Bon Jovi berikutnya atau tribute untuk band lain seperti Def Leppard, Mr. Big, maupun grup musik Indonesia. Yang penting ruang silaturahmi dan ruang untuk musisi rock tetap ada,” pungkas Kang Al Ramdoni. (Bd20)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar