TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Puluhan Modem MyRepublic Dicuri, Pelaku Diduga Menyamar sebagai Petugas Resmi

Puluhan Modem MyRepublic Dicuri, Pelaku Diduga Menyamar sebagai Petugas Resmi

Puluhan Modem MyRepublic Dicuri, Pelaku Diduga Menyamar sebagai Petugas Resmi
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Puluhan perangkat Optical Network Terminal (ONT) atau modem WiFi milik MyRepublic diduga dicuri di wilayah Kampung Jambudipa, RT 003/RW 001, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), (9/9/2026).

Dalam aksinya, terduga pelaku berinisial RP diduga menyamar sebagai petugas lapangan MyRepublic dan mendatangi rumah-rumah pelanggan. Pelaku kemudian mengelabui korban dengan alasan akan mengganti modem lama dengan perangkat baru yang memiliki spesifikasi lebih baik.

Berdasarkan laporan yang diterima perusahaan, sedikitnya 25 unit modem diduga berhasil dibawa pelaku dari kawasan Tugumukti dan Jambudipa.
Puluhan Modem MyRepublic Dicuri, Pelaku Diduga Menyamar sebagai Petugas Resmi
Puluhan Modem MyRepublic Dicuri, Pelaku Diduga Menyamar sebagai Petugas Resmi
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. MyRepublic telah melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Cisarua untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Atas kejadian ini, MyRepublic mengimbau seluruh pelanggan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas lapangan. Pelanggan diminta memeriksa surat tugas resmi dan melakukan konfirmasi terlebih dahulu melalui layanan konsumen MyRepublic sebelum menyerahkan perangkat.

Dalam laporan kepolisian, terduga pelaku dapat dijerat Pasal 476 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

MyRepublic mengapresiasi respons cepat jajaran Polsek Cisarua dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Perusahaan juga menegaskan bahwa perangkat ONT merupakan aset perusahaan dan bukan barang yang dapat diperjualbelikan secara bebas. ***

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar