TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Pemkab Buleleng Dorong Digitalisasi Koperasi dengan Aplikasi Kopi

Pemkab Buleleng Dorong Digitalisasi Koperasi dengan Aplikasi Kopi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdagprinkop-UKM) terus menggenjot sosialisasi.
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdagprinkop-UKM) terus menggenjot sosialisasi Aplikasi Koperasi Pintar (Kopi) sebagai bagian dari percepatan digitalisasi koperasi. Inisiatif ini sejalan dengan program Kementerian Koperasi dan UKM yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing koperasi di era digital.

Dalam sebuah talkshow interaktif, hadir narasumber dari Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Buleleng serta pakar teknologi dari PT Blockchain Technology Nusantara dan DCA Communication. Diskusi ini menyoroti pentingnya transformasi digital guna memastikan koperasi tetap relevan di tengah perubahan ekonomi global.

Kepala Disdagprinkop-UKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiartha, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan agar koperasi di Buleleng mampu berkembang menjadi entitas yang modern dan berdaya saing. "Bersama mitra strategis, kami akan terus mendorong koperasi untuk beradaptasi dengan ekosistem digital agar semakin maju dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital," ujarnya dalam rapat persiapan pameran UMKM Buleleng yang berlangsung di Gedung PLUT Buleleng.

Dengan mengusung tema Melalui Transformasi Digital, Kita Wujudkan Koperasi Buleleng yang Modern dan Berdaya Saing, sebanyak 70 pengurus koperasi aktif di Kabupaten Buleleng diharapkan dapat memahami urgensi digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi serta transparansi pengelolaan koperasi.

Blockchain dan Digitalisasi Koperasi


Transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan. Penerapan teknologi berbasis blockchain dalam koperasi menjadi solusi untuk meningkatkan keamanan dan transparansi data. “Kami telah melakukan pendampingan bagi beberapa koperasi dalam mengadopsi teknologi ini guna mengoptimalkan efisiensi administrasi dan sistem keuangan mereka,” jelas Sudiartha.

Selain itu, blockchain juga mengurangi pekerjaan manual dalam pencatatan keuangan dan pengelolaan anggota. Sistem ini memungkinkan koperasi melakukan pencatatan transaksi yang tidak dapat diubah, sehingga meningkatkan kepercayaan anggota terhadap pengelolaan keuangan koperasi.

Ekosistem Digital untuk Koperasi yang Lebih Maju


Digitalisasi koperasi bukan sekadar penggunaan aplikasi, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang kuat. Dengan dukungan strategi komunikasi digital dari DCA Communication, koperasi di Buleleng diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk dan layanan mereka melalui platform online.

Melalui langkah konkret ini, 419 koperasi aktif di Buleleng diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya, sementara 81 koperasi yang tidak aktif bisa kembali bangkit dengan tata kelola yang lebih modern. Dengan kombinasi teknologi dan strategi digital yang tepat, koperasi di Buleleng siap menghadapi era baru ekonomi digital yang lebih transparan, efisien, dan kompetitif.

Pewarta: red/wb
Editor: Warsono

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:
Pemkab Buleleng Dorong Digitalisasi Koperasi dengan Aplikasi Kopi

0Komentar

https://jabar.kabaran.id/p/bergabunglah-peluang-karier-di-dunia.html
Pasang Iklan Disini: 0878-5243-1990
Seedbacklink