Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, mengatakan pihaknya secara rutin memantau laporan ISPA dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.
Menurut Dwihadi, ISPA merupakan penyakit yang umum dijumpai di layanan kesehatan, terutama saat terjadi perubahan cuaca. Namun, data yang dihimpun menunjukkan jumlah kasus bersifat fluktuatif dan tidak mengarah pada tren peningkatan yang mengkhawatirkan.
“Kasus ISPA memang selalu ada dan naik turun setiap minggunya. Bahkan pada pekan terakhir justru tercatat mengalami penurunan,” ujar Dwihadi, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menjelaskan, data surveilans ISPA di Kota Cimahi tidak hanya mencakup warga setempat, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar yang berobat ke fasilitas kesehatan di Cimahi. Kondisi tersebut turut memengaruhi jumlah kunjungan serta pencatatan kasus ISPA.
Meski demikian, Dinkes Cimahi tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan gejala ringan seperti batuk dan pilek. Upaya pemantauan dan edukasi kesehatan terus dioptimalkan sebagai langkah antisipasi agar situasi tetap stabil, khususnya di masa pancaroba.
Dwihadi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan langkah sederhana, seperti mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta menjaga jarak dengan orang lain.
“Dengan upaya bersama, kami berharap kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga dan penyebaran ISPA dapat dicegah,” pungkasnya. **

0Komentar