Kabaran Jabar, - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 berlangsung semarak di Kecamatan Talaga. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, turut hadir dan mengikuti kegiatan jalan santai yang dipusatkan di Alun-alun Talaga, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan peserta dari sembilan kecamatan memadati lokasi acara, di antaranya Kecamatan Maja, Argapura, Banjaran, Talaga, Bantarujeg, Malausma, Lemahsugih, Cikijing, dan Cingambul. Jalan santai ini menjadi simbol kebersamaan lintas wilayah dalam memperingati hari bersejarah bagi Kabupaten Majalengka.
Bupati Eman hadir didampingi Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdan, Sekretaris Daerah Aeron Randi, Ketua TP-PKK Kabupaten Majalengka Hj. Iim Maemunah Suherman, para staf ahli, Asisten Daerah (Asda), kepala OPD, camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menyampaikan bahwa jalan santai ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 yang diselenggarakan oleh pihak kecamatan sebagai bentuk partisipasi aktif pemerintah dan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa momentum ini dimanfaatkan untuk menyosialisasikan perubahan penetapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka. Jika sebelumnya diperingati setiap 7 Juni, kini Hari Jadi Majalengka ditetapkan pada 11 Februari setiap tahunnya.
“Selain perubahan tanggal dan bulan, penetapan tahun hari jadi juga mengalami perubahan. Dari sebelumnya 535 tahun pada 2025, kini menjadi 186 tahun pada 2026,” jelas Bupati Eman.
Menurutnya, perubahan tersebut sepenuhnya didasarkan pada fakta sejarah yang telah melalui kajian akademis dan empiris. Berdasarkan catatan sejarah, Kabupaten Majalengka resmi berdiri pada tahun 1840 dengan bupati pertamanya RAA Kertadiningrat, sehingga peringatan hari jadi ditetapkan setiap 11 Februari.
Bupati Eman juga menambahkan bahwa rangkaian peringatan Hari Jadi Majalengka tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial, kegiatan keagamaan, olahraga, hingga hiburan rakyat.
“Seluruh rangkaian kegiatan harus digelar secara murah, meriah, efektif, dan efisien,” tegasnya.
Ia berharap, peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ini dapat menjadi momentum untuk menjaga semangat kebersamaan, menumbuhkan penghormatan terhadap sejarah, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap daerah yang harus terus diwariskan kepada generasi mendatang. (Wawan)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:



0Komentar