Kabaran Jabar, - Puncak peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka berlangsung khidmat di halaman Pendopo Kabupaten Majalengka, Rabu (11/02/2026).
Momentum bersejarah ini turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi XII, Ir. H. Ateng Sutisna, M.BA, sebagai wujud komitmennya terhadap kemajuan dan pelestarian nilai-nilai lokal di tanah kelahirannya.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX tersebut memanfaatkan momen perayaan untuk menegaskan pentingnya penguatan identitas daerah melalui pembangunan fasilitas sejarah.
Dalam diskusi bersama Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, dan jajaran pejabat daerah di aula pendopo, Ateng menyoroti urgensi kehadiran museum daerah sebagai ruang perawatan memori kolektif masyarakat.
Menurutnya, tema peringatan tahun ini, “Menapak Sejarah Membangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung Sae”, tidak boleh sekadar menjadi slogan seremonial.
Ia menilai, tema tersebut harus diterjemahkan dalam langkah konkret untuk membangun kesadaran sejarah, terutama di kalangan generasi muda.
“Hari jadi ke-186 ini harus menjadi titik fokus kita dalam memperkuat kolaborasi yang berbasis pada akar budaya dan sejarah. Penting bagi kita menanamkan kepedulian terhadap warisan leluhur agar identitas Kabupaten Majalengka tetap terjaga di tengah kemajuan zaman,” ujar Ateng.
Ia menambahkan, museum budaya dan sejarah yang representatif akan menjadi sarana edukasi sekaligus simbol kebanggaan daerah.
Selain menyimpan artefak dan dokumen penting, museum dinilai mampu menjadi pusat pembelajaran lintas generasi tentang perjalanan panjang Majalengka.
Di akhir sambutannya, Ateng menyampaikan harapan agar Majalengka terus tumbuh sebagai daerah yang maju dan sejahtera dengan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Baginya, pembangunan fisik dan pembangunan karakter berbasis sejarah harus berjalan beriringan demi mewujudkan Majalengka yang “Langkung Sae.” (Wawan)
![]() |
| Anggota DPR RI Komisi XII, Ir. H. Ateng Sutisna, M.BA, sebagai wujud komitmennya terhadap kemajuan dan pelestarian nilai-nilai lokal di tanah kelahirannya. |
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:


0Komentar