Kabaran Jabar, - Sinergi menjaga stabilitas keamanan Jawa Barat kembali dipertegas melalui forum strategis lintas elemen masyarakat.
Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Barat bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar Silaturahmi Kamtibmas bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) bertajuk “Guyub Sauyunan Jaga Lembur”, pada Rabu.
Bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan forum konsolidasi strategis untuk menyatukan visi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan ormas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ratusan perwakilan ormas hadir, termasuk delegasi Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) Jawa Barat yang tampil aktif dan mencuri perhatian.
Dipimpin langsung Ketua LMP Mada Jawa Barat, H. Awandi Siroj Suwandi—yang akrab disapa Bah Wandi kehadiran jajaran Laskar Merah Putih menegaskan peran organisasi tersebut sebagai mitra strategis Polri.
Dalam forum ini, LMP menyatakan kesiapan menerjemahkan semangat Sauyunan Jaga Lembur ke dalam aksi nyata berbasis komunitas.
Bah Wandi menegaskan bahwa Laskar Merah Putih bukan hanya organisasi massa, melainkan kekuatan sosial yang siap berkontribusi dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“LMP adalah Mitra Polri. Kami siap terlibat aktif dalam deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas agar Jawa Barat tetap aman, harmonis, dan kondusif,” tegasnya di sela kegiatan.
Kegiatan yang diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim ini mendapat respons positif dari peserta.
Ketua Pelaksana, Kompol Darwan Hasan, S.Sos., menilai peran ormas sangat penting dalam skema pengamanan swakarsa (Pamswakarsa). Menurutnya, dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut keterlibatan organisasi masyarakat yang memiliki struktur dan basis massa kuat.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si., menekankan pentingnya peran ormas yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut penguatan persatuan dan stabilitas sosial sebagai kunci ketahanan wilayah.
“Ketahanan lembur hanya bisa terwujud jika ormas memiliki kesadaran kolektif dalam mencegah radikalisme, konflik horizontal, dan potensi gangguan hukum lainnya,” ujarnya.
Dirbinmas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kamtibmas merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
Ia menegaskan, meskipun Polri memiliki mandat besar berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002, keberhasilan menjaga keamanan tidak lepas dari dukungan aktif masyarakat sipil.
Forum silaturahmi ini dinilainya sebagai ruang strategis untuk membahas tantangan ipoleksosbud yang terus berkembang di Jawa Barat.
Forum yang diikuti sekitar 100 organisasi, termasuk ormas Islam dan Senkom Mitra Polri, berlangsung dinamis. Namun, partisipasi aktif Laskar Merah Putih memberikan warna tersendiri, terutama dalam sesi pendalaman materi pencegahan pelanggaran hukum.
Bagi LMP, keamanan bukan semata soal penegakan aturan, melainkan prasyarat utama tumbuhnya potensi ekonomi dan sosial masyarakat.
Melalui tema “Guyub Sauyunan Jaga Lembur”, forum ini diharapkan melahirkan kolaborasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Bah Wandi, LMP Mada Jawa Barat berkomitmen mengawal hasil silaturahmi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, serta memperkuat koordinasi dengan jajaran Polres dan Polsek.
Dengan berakhirnya kegiatan di Aula Ki Hajar Dewantara, sinergi antara Ditbinmas Polda Jabar, Bakesbangpol, dan Laskar Merah Putih diharapkan menjadi benteng sosial yang kokoh, menjaga Jawa Barat tetap aman, rukun, dan sejahtera sebagai bagian dari ketahanan nasional yang berkelanjutan. (Mana)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:


0Komentar