TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Komisi III DPRD dan BEM Bahas Mitigasi Bencana Majalengka

Komisi III DPRD dan BEM Bahas Mitigasi Bencana Majalengka

Komisi III DPRD dan BEM Bahas Mitigasi Bencana Majalengka
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka menggelar audiensi bersama aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Majalengka untuk membahas berbagai persoalan kebencanaan yang melanda sejumlah wilayah. Forum dialog ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus pencarian solusi konkret atas bencana yang kerap terjadi.

Audiensi tersebut turut menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka dan dihadiri langsung Kepala Pelaksana BPBD, Agus Tamim, bersama jajaran. Kegiatan berlangsung pada Kamis (5/2/2026) di Gedung DPRD Kabupaten Majalengka.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahudin, S.M., menjelaskan bahwa audiensi difokuskan pada pembahasan mitigasi bencana di wilayah utara dan selatan Majalengka. Sejumlah bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga abrasi sungai menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.

Menurut Iing, rentetan bencana alam yang terjadi belakangan ini telah menimbulkan keprihatinan luas, termasuk dari kalangan mahasiswa. Ia menilai kepedulian mahasiswa merupakan bentuk kontrol sosial yang positif dan perlu diapresiasi.

“Mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya untuk menekan risiko dan dampak bencana, baik melalui pembangunan fisik seperti infrastruktur penahan, maupun melalui peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat,” ujarnya kepada awak media usai audiensi.

Ia menambahkan, langkah mitigasi yang terencana diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, baik dalam menghadapi bencana yang sedang terjadi maupun sebagai upaya antisipasi ke depan.

Dalam kesempatan itu, Komisi III DPRD secara terbuka menyampaikan apresiasi atas semangat kepedulian mahasiswa terhadap persoalan kebencanaan di Majalengka. Iing menegaskan bahwa penanganan bencana harus mendapat respons cepat dan serius dari pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Pemerintah harus benar-benar hadir dengan langkah konkret, bukan sekadar kegiatan seremonial. Penanganan bencana harus cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Audiensi juga membahas penanganan teknis bencana banjir, longsor, dan abrasi sungai, khususnya di Desa Nunuk. Solusi yang mengemuka antara lain pembangunan tanggul penahan banjir serta Tembok Penahan Tebing (TPT) di area terdampak abrasi sungai.

Iing menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar penanganan bencana dapat dilakukan secara menyeluruh dan tidak berulang. Ia juga menyampaikan komitmen Komisi III DPRD untuk mendorong peningkatan alokasi anggaran penanggulangan bencana daerah.

“Kami mendorong penanganan bencana dilakukan secara kolaboratif dan tuntas, tidak setengah-setengah, demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (Wawan)
Komisi III DPRD dan BEM Bahas Mitigasi Bencana Majalengka

Komisi III DPRD dan BEM Bahas Mitigasi Bencana Majalengka
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahudin, S.M.,

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar