Kabaran Jabar, - Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bidang Bina Marga menetapkan lima proyek strategis yang akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari rencana pembangunan jangka menengah daerah guna memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Majalengka, Drs. Agus Permana, M.P., melalui Kepala Bidang Bina Marga Andi Eka Siswanto, S.T., menegaskan bahwa kelima proyek tersebut merupakan prioritas utama pembangunan infrastruktur tahun depan.
“Untuk tahun 2026, ada lima proyek strategis yang akan segera direalisasikan,” ujar Andi Eka Siswanto.
Adapun lima proyek tersebut meliputi pembangunan Jalan Payung Sadarehe, pembangunan Jembatan Leuweung Gede, pembangunan Gedung Instalasi Farmasi, pemeliharaan Jalan Lingkar Baribis, serta peningkatan jalur Dawuan–Gunung Sari.
Menurut Andi, sektor jalan dan jembatan menjadi fokus utama karena berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi logistik, hingga kemudahan akses layanan publik.
Infrastruktur yang memadai dinilai mampu mempercepat pergerakan ekonomi dan membuka peluang investasi baru di wilayah Majalengka.
Untuk mendukung realisasi program tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan alokasi anggaran, termasuk untuk pembangunan jembatan pada tahun anggaran berjalan.
Ia berharap seluruh proyek dapat terlaksana sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dengan infrastruktur yang baik, kami optimistis pembangunan wilayah Majalengka akan semakin merata dan berkelanjutan, serta mampu mendongkrak perekonomian lokal,” tutupnya. (Wawan)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:


0Komentar