TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Kota Bogor Serukan Perlawanan terhadap Pungli

Kota Bogor Serukan Perlawanan terhadap Pungli

Kota Bogor Serukan Perlawanan terhadap Pungli
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Isu praktik pungutan liar (pungli) kembali mengguncang ruang publik. Kali ini, sorotan datang dari Wakil Wali Kota Bogor yang secara terbuka mengajak warga melawan praktik ilegal yang diduga masih marak terjadi di lapangan.

Dalam pernyataan yang viral di media sosial, ia menegaskan komitmennya untuk membongkar pungli hingga ke akar.

Bahkan, langkah tak biasa pun dilontarkan: insentif sebesar Rp500 ribu bagi warga yang berani merekam dan melaporkan langsung praktik pungli.

Sebuah pendekatan yang langsung menyita perhatian publik antara harapan dan tanda tanya.

Di satu sisi, kebijakan ini dipandang sebagai gebrakan berani. Sebuah “sayembara kejujuran” yang mencoba memecah budaya takut dan diam.

Namun di sisi lain, muncul pertanyaan mendasar: seberapa dalam praktik pungli telah mengakar di Kota Bogor hingga perlu ‘hadiah’ untuk mengungkapnya?

Pungli: Rahasia Umum yang Terus Berulang

Sejumlah temuan awal menunjukkan bahwa pungli bukanlah fenomena baru. Keluhan warga kerap muncul dari berbagai sektor mulai dari pelayanan publik, pengurusan izin, hingga aktivitas lapangan tertentu. Namun, tak banyak yang berujung pada tindakan tegas.

Bagi sebagian warga, pungli bahkan dianggap sebagai “biaya tambahan tak tertulis” yang sulit dihindari.

“Kalau nggak bayar, urusan bisa lama. Jadi ya terpaksa,” ungkap seorang warga yang memilih anonim.

Pola ini mengindikasikan dugaan sistem yang lebih luas, bukan sekadar ulah oknum individu.

Strategi Berani atau Sekadar Sensasi?

Langkah memberi insentif kepada pelapor dinilai sebagai pendekatan di luar kebiasaan. Secara teori, dokumentasi langsung dari warga bisa menjadi alat bukti kuat untuk menjerat pelaku.

Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada dua hal krusial: perlindungan saksi dan keberlanjutan proses hukum. Tanpa keduanya, kebijakan ini berpotensi menjadi sekadar manuver populis yang berhenti di viralitas.

Sejumlah pengamat kebijakan publik mengingatkan bahwa inti persoalan bukan hanya pada pengungkapan, tetapi juga penindakan.

“Kalau hanya viral tanpa proses hukum yang tegas, efek jera tidak akan pernah tercipta.”

Siapa di Balik Praktik Ini?

Pertanyaan terbesar yang kini mengemuka adalah: siapa sebenarnya aktor di balik praktik pungli?

Apakah hanya oknum kecil di lapangan? Atau ada jaringan yang lebih besar dan terstruktur? Jika benar ada komitmen dari pimpinan daerah untuk membuka tabir ini, maka publik menanti transparansi yang nyata bukan sekadar narasi.

Warga Didorong, Perlindungan Dipertanyakan

Ajakan untuk merekam praktik pungli memang membuka ruang partisipasi publik. Namun di balik itu, tersimpan risiko besar bagi pelapor: tekanan, intimidasi, hingga ancaman.

Di sinilah ujian sesungguhnya bagi pemerintah daerah. Apakah mereka siap menjamin keamanan warga yang berani bersuara?

Langkah Wakil Wali Kota Bogor ini membuka peluang baru dalam upaya pemberantasan pungli di Kota Bogor. Namun publik tak hanya membutuhkan keberanian dalam wacana mereka menuntut keberanian dalam tindakan.

Jika tidak, gaung “bongkar pungli” berisiko menjadi sekadar gema… yang perlahan hilang tanpa jejak. (Poy)
Kota Bogor Serukan Perlawanan terhadap Pungli

Kota Bogor Serukan Perlawanan terhadap Pungli

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar

Pasang Iklan di Sini - 0878-5243-1990 / 0813-3431-3656