Kabaran Jabar, - Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cimahi masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam seremoni yang digelar di Aula Mall Pelayanan Publik Kota Cimahi, Senin (4/5/2026).
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam mengakhiri dualisme kepemimpinan yang sebelumnya sempat terjadi di tubuh organisasi koperasi di Kota Cimahi.
Ketua Dekopinda Kota Cimahi terpilih, Dra. Hj. Hella Haerani, mengungkapkan bahwa pada periode sebelumnya Dekopinda sempat terpecah menjadi dua kepemimpinan. Kondisi tersebut merupakan dampak dari dualisme di tingkat pusat hingga wilayah provinsi.
“Namun, Disdagkoperin Kota Cimahi tetap konsisten mengawal dan mendampingi agar Dekopinda dapat kembali bersatu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa berkat dukungan dari Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, serta seluruh gerakan koperasi, kini Dekopinda Cimahi telah kembali solid dalam satu kepemimpinan untuk periode 2025–2030.
“Saat ini tidak ada lagi dualisme. Kepemimpinan sudah satu, dan ini menjadi titik awal kebangkitan koperasi di Kota Cimahi,” tegasnya.
Sebelumnya, para ketua Dekopinda kabupaten/kota se-Jawa Barat telah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate. Pengukuhan di tingkat kota ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat struktur organisasi di daerah.
Ke depan, Dekopinda Cimahi akan fokus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Cimahi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis koperasi dan UMKM.
“Kami ingin seluruh pengurus memiliki satu visi dan satu semangat. Tidak ada lagi sekat atau kelompok yang dapat melemahkan organisasi,” tambah Hella.
Ia juga mengakui bahwa proses menuju persatuan tidak mudah dan sempat menghadapi berbagai tantangan. Namun, hal tersebut menjadi motivasi untuk membangun Cimahi sebagai kota koperasi yang maju dan berdaya saing.
Sementara itu, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Dekopinda yang baru dikukuhkan.
“Penyatuan kepemimpinan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran koperasi di daerah. Ini harus dijaga dan dimanfaatkan untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Ngatiyana menegaskan bahwa Dekopinda memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta menghadirkan inovasi di tengah dinamika ekonomi.
Ia juga meminta Dekopinda untuk melakukan evaluasi terhadap koperasi yang belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
“Tolong data koperasi yang sudah dan belum melaksanakan RAT. Yang sudah RAT diberikan apresiasi, yang belum perlu diberikan pembinaan bahkan sanksi,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti perkembangan koperasi di Kota Cimahi yang terus meningkat, termasuk hadirnya program nasional Koperasi Merah Putih. Saat ini, seluruh 15 kelurahan di Kota Cimahi telah membentuk koperasi tersebut, meskipun sebagian masih belum memiliki kantor tetap.
“Baru Kelurahan Leuwigajah yang mulai membangun kantor. Ini harus terus didorong,” tambahnya.
Ngatiyana berharap Dekopinda dapat menjadi “soko guru” perekonomian daerah sekaligus menjadi wadah utama bagi koperasi dan UMKM dalam mengembangkan usaha.
“Dekopinda harus menjadi satu pintu bagi koperasi dan UMKM. Bersama Disdagkoperin, harus mampu membantu masyarakat meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dekopinwil Jawa Barat, Dewan Pakar, Asisten II Kota Cimahi, Plt Kepala Disdagkoperin Kota Cimahi, Kepala DPMPTSP Kota Cimahi, para camat dan lurah se-Kota Cimahi, serta para penggiat koperasi.
Susunan Pengurus Dekopinda Kota Cimahi 2025–2030
Dewan Pakar:
1. Letkol (Purn) Ngatiyana, S.A.P
2. Dr. H. Khaerul Syobar, SE, MM
3. Dr. Eki Baihaki, M.Si
Pengurus Inti:
Ketua: Dra. Hj. Hella Haerani
Wakil Ketua: H. Eddy Kurnaedi, S.Sos
Bidang dan Divisi:
Bidang Organisasi dan Keanggotaan: H. Bambang Setiyono
Divisi Organisasi: H. Darmaka
Divisi Keanggotaan: H. Soma Projodikoro
Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Kelembagaan: Drs. Agus Romdani
Divisi Pendidikan dan Pelatihan: H. Jumeri
Divisi Kelembagaan: Kapt. Rusmawandi
Bidang Fasilitasi dan Advokasi: Shanny, S.IP
Divisi Fasilitasi: Nurwahid
Divisi Advokasi: Dadang
Bidang Ketahanan Pangan, Industri dan Perdagangan: Asep Rohendi
Divisi Ketahanan Pangan: Siti Muslikhah
Divisi Industri dan Perdagangan: Ida Rustiana
Bidang Permodalan dan Jasa Keuangan: H. Sutarto
Divisi Permodalan: Jarwo
Divisi Jasa Keuangan: Gregorius Brojo Santoso
Sekretariat dan Lembaga:
Sekretaris: Wiwi Wiana
Wakil Sekretaris: Combat Apyenco
Bendahara: Ane Setiyana
Wakil Bendahara: Hutami Eka Putri
Kesekretariatan: Warto
Lembaga Pendukung:
Lapenkop: Andi, Joko
Jaringan Usaha Koperasi: Ika Setiana, Paula
Digitalisasi Koperasi dan Publikasi: Deni Wahyudi, Zaki
Badan Komunikasi Wanita Koperasi (BKWK): Ignasius Tuty (Bd20)


0Komentar