TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Lagu 90-an Temukan Rumah Baru di Playlist Gen Z

Lagu 90-an Temukan Rumah Baru di Playlist Gen Z

Lagu 90-an Temukan Rumah Baru di Playlist Gen Z
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Di tengah derasnya arus musik digital, tren yang menarik justru terjadi di kalangan Generasi Z. Lagu-lagu era 1990-an yang lahir jauh sebelum sebagian besar Gen Z hadir ke dunia, kini kembali menemukan tempat istimewa di playlist harian anak muda Indonesia.

Fenomena ini terlihat di berbagai ruang publik, mulai dari kedai kopi, kampus, hingga media sosial. Lagu-lagu legendaris yang pernah mendominasi radio dan kaset pada dekade 90-an kini kembali hidup melalui platform streaming dan video pendek seperti TikTok, Instagram, serta Spotify.

Di sebuah kedai kopi yang ramai menjelang malam, misalnya, suara khas Duta dari band legendaris Indonesia Sheila On 7 terdengar mengalun membawakan lagu Dan. Menariknya, sebagian besar pengunjung yang ikut bersenandung merupakan anak muda yang bahkan belum lahir saat lagu tersebut pertama kali dirilis pada 1999.

Fenomena serupa semakin sering ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Berkat algoritma platform digital, lagu-lagu lawas kembali muncul di hadapan audiens baru melalui potongan video, rekomendasi otomatis, hingga playlist bertema nostalgia yang diputar jutaan kali setiap harinya.

Namun, berbeda dengan generasi sebelumnya yang mendengarkan lagu-lagu tersebut karena kenangan masa lalu, Gen Z justru menikmatinya karena kualitas musik yang dianggap tetap relevan hingga saat ini.

"Lagu-lagu dulu melodinya kuat. Sekali dengar langsung nempel," ujar Rani, seorang mahasiswi yang mengaku rutin mendengarkan karya-karya Sheila On 7 saat mengerjakan tugas kuliah. Ia mengenal band tersebut pertama kali dari video TikTok yang muncul secara acak di berandanya beberapa tahun lalu.

Di Indonesia, sejumlah lagu era 90-an terus menunjukkan daya tarik lintas generasi. Selain Dan milik Sheila On 7, lagu Kangen dari Dewa 19 masih menjadi pilihan utama dalam sesi karaoke maupun tongkrongan anak muda. Lagu-lagu seperti Bahasa Kalbu, Kisah Kasih di Sekolah, hingga Bebas juga kembali mendapatkan perhatian melalui berbagai konten media sosial.

Fenomena serupa terjadi di tingkat global. Lagu-lagu seperti Wonderwall, I Want It That Way, hingga Smells Like Teen Spirit terus menjadi bagian dari budaya populer generasi muda. Bahkan lagu Dreams yang dirilis pada 1977 kembali meraih popularitas besar setelah viral di TikTok dan digunakan dalam jutaan video pendek di seluruh dunia.

Pengamat musik menilai keberhasilan lagu-lagu lawas bertahan lintas generasi tidak terlepas dari kekuatan melodi dan lirik yang sederhana namun kuat. Struktur lagu yang mudah diingat membuatnya fleksibel untuk diaransemen ulang dalam berbagai format, mulai dari akustik, cover piano, hingga remix elektronik.
Lagu 90-an Temukan Rumah Baru di Playlist Gen Z
Lagu 90-an Temukan Rumah Baru di Playlist Gen Z
Karakter tersebut menjadi nilai tambah di era media sosial, di mana potongan lagu berdurasi singkat harus mampu menarik perhatian pendengar dalam hitungan detik. Lagu dengan hook yang kuat cenderung lebih mudah menyebar dan diingat dibandingkan karya yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai bagian klimaksnya.

Meski demikian, faktor terbesar yang membuat lagu-lagu lama tetap bertahan tampaknya bukan hanya soal algoritma. Di tengah banjir konten dan musik baru yang hadir setiap hari, karya-karya tersebut menawarkan sesuatu yang terasa universal: kisah tentang cinta, kerinduan, persahabatan, dan perjalanan masa muda yang dapat dipahami oleh siapa saja, kapan saja.

Kini, lagu-lagu yang dahulu hidup melalui radio, kaset, dan CD telah menemukan rumah baru di era digital. Mereka hadir di playlist streaming, video pendek, hingga unggahan media sosial milik generasi yang lahir puluhan tahun setelah lagu-lagu itu diciptakan.

Fenomena ini menjadi bukti bahwa musik yang memiliki kualitas dan emosi yang kuat tidak mengenal batas waktu. Ia terus hidup, berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan selalu menemukan pendengar baru di setiap zamannya. (Bd20)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar