TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Peluang Emas Bekerja di Jepang Dibuka Kembali

Peluang Emas Bekerja di Jepang Dibuka Kembali

Peluang Emas Bekerja di Jepang Dibuka Kembali
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas kesempatan kerja di tingkat internasional melalui Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo. Pendaftaran kedua program tersebut kini dapat diakses melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan pasar kerja global, khususnya di Jepang.
Peluang Emas Bekerja di Jepang Dibuka Kembali
Peluang Emas Bekerja di Jepang Dibuka Kembali
“Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang,” ujar Darmawansyah dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker, Sabtu (13/6/2026).

Melalui Program Pemagangan Jepang, peserta akan mendapatkan pelatihan pra-keberangkatan, pembelajaran bahasa Jepang, serta peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri. Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, peserta berkesempatan memperoleh pengalaman kerja secara langsung di berbagai perusahaan di Jepang.

Rekrutmen Program Pemagangan Jepang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain program pemagangan, Kemnaker juga membuka Pelatihan Kaigo bagi pencari kerja yang berminat berkarier di bidang perawatan lansia. Program ini berlangsung selama enam bulan dengan materi pelatihan bahasa Jepang dan pembekalan kompetensi sebagai caregiver sesuai standar pelayanan kesehatan di Jepang.

“Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut,” tambah Darmawansyah.

Kemnaker juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperoleh informasi melalui kanal resmi pemerintah dan tidak mudah tergiur oleh tawaran keberangkatan kerja ke luar negeri yang menjanjikan proses instan.

“Seluruh tahapan rekrutmen dan seleksi dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Masyarakat yang berminat dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, jadwal seleksi, serta tata cara pendaftaran Program Pemagangan Jepang melalui laman jepang.magangln.id.

Sementara informasi terkait Pelatihan Kaigo dapat diakses melalui platform SIAPkerja, Skillhub Kemnaker, dan laman msha.ke/hinodeindonesia.

Dengan dibukanya kedua program ini, Kemnaker berharap semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi unggul dan mampu mengisi peluang kerja internasional secara profesional, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku. (Bd20)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar