TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Tenang Sikapi Wacana Perubahan Nama RSUD Cibabat

Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Tenang Sikapi Wacana Perubahan Nama RSUD Cibabat

Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Tenang Sikapi Wacana Perubahan Nama RSUD Cibabat
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Menyikapi ramainya pembahasan mengenai rencana perubahan nama RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Kusuma, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga suasana kondusif, serta tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Ia menegaskan bahwa usulan tersebut masih berada pada tahap pembahasan dan kajian, sehingga belum ada keputusan final yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Cimahi.

Menurut Ngatiyana, gagasan penyegaran nama rumah sakit merupakan bagian dari upaya pembenahan menyeluruh yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Cimahi terhadap layanan kesehatan.

Langkah tersebut tidak semata-mata bertujuan mengganti nama, tetapi juga membangun citra baru yang lebih positif seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas rumah sakit.
Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Tenang Sikapi Wacana Perubahan Nama RSUD Cibabat
Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Tenang Sikapi Wacana Perubahan Nama RSUD Cibabat
"Setiap langkah yang kami ambil pasti berlandaskan satu tujuan, yaitu memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh warga Cimahi," ujar Ngatiyana, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, proses kajian mengenai perubahan nama rumah sakit dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya tokoh masyarakat, budayawan, akademisi, serta tenaga profesional.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat dan memiliki makna bagi masyarakat Kota Cimahi.

Terkait adanya pernyataan sejumlah anggota DPRD Kota Cimahi, di antaranya Agung Yudaswara, Ike Hikmawati, dan Barkah Setiawan, yang mengaku belum mengetahui adanya wacana perubahan nama rumah sakit, Ngatiyana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi telah menyampaikan undangan kepada DPRD untuk menghadiri kegiatan ekspose terkait rencana tersebut.

"Pihak legislatif sebenarnya sudah diundang dalam sesi pemaparan rencana ini, namun sampai selesai kegiatan tidak ada satu pun dewan yang hadir," katanya.

Wali Kota memastikan seluruh hasil kajian nantinya akan disampaikan kepada DPRD Kota Cimahi untuk dibahas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Di tengah proses pembahasan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi terus melakukan berbagai peningkatan layanan di RSUD Cibabat.

Sejumlah pembenahan telah direalisasikan, di antaranya penambahan ruang perawatan VVIP, pengoperasian unit pengolahan darah guna mempercepat pelayanan, serta peningkatan fasilitas dan penataan lingkungan rumah sakit.

Selain itu, pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan juga terus diperkuat. Rumah sakit turut membantu pasien yang status kepesertaannya tidak aktif agar dapat diaktifkan kembali sehingga tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan.

Ngatiyana berharap perhatian masyarakat tidak hanya terfokus pada persoalan perubahan nama rumah sakit, tetapi juga melihat berbagai upaya nyata yang sedang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami terbuka untuk semua pendapat. Mari kita jaga kedamaian, saling menghargai perbedaan, dan utamakan kepentingan bersama demi kesehatan warga Cimahi," ajaknya.

Pemerintah Kota Cimahi berharap seluruh proses pembahasan dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan partisipatif sehingga keputusan yang nantinya diambil benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Cimahi. (Bd20)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar