TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Dosen Unwira Siapkan Medley Lagu Nusantara Edukatif Kreatif

Dosen Unwira Siapkan Medley Lagu Nusantara Edukatif Kreatif

Dosen Unwira Siapkan Medley Lagu Nusantara Edukatif Kreatif
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Dosen Pendidikan Musik Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, Maria Emiliana Wonga Seto, S.Pd., M.Pd., tengah menyiapkan konsep medley lagu-lagu Nusantara sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.

Gagasan tersebut diharapkan menjadi inovasi dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan musik yang kreatif, menarik, dan mudah diterima oleh kalangan muda.

Hal tersebut disampaikan Maria saat menjadi narasumber dalam Program OBRAS (Obrolan Spada Keindonesiaan) Pro 2 RRI Ende, Senin (3/8/2026). Menurutnya, musik merupakan sarana yang efektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

Maria menjelaskan, konsep medley yang tengah disusun akan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Unwira Kupang.

Berbagai lagu daerah dari seluruh penjuru Nusantara akan dipadukan ke dalam satu aransemen yang harmonis tanpa menghilangkan karakter dan identitas musik dari masing-masing daerah.
Dosen Unwira Siapkan Medley Lagu Nusantara Edukatif Kreatif
Maria Emiliana Wonga Seto, S.Pd., M.Pd., mengatakan, "Konsep medley ini kami rancang agar pendengar seolah-olah diajak berkeliling Indonesia melalui alunan musik. Kami ingin generasi muda semakin mengenal lagu-lagu daerah sekaligus memahami bahwa keberagaman budaya merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga." tegasnya.

Ia menambahkan, penyusunan konsep masih dilakukan secara bertahap bersama tim dosen dan mahasiswa agar menghasilkan karya yang berkualitas, memiliki nilai artistik tinggi, serta mampu bersaing di tengah perkembangan industri musik digital.

Menurut Maria, budaya lokal harus dikemas secara kreatif agar semakin diminati generasi muda. Lagu-lagu daerah tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi identitas budaya yang perlu dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian budaya, Program Studi Pendidikan Musik Unwira Kupang sebelumnya telah menggelar konser paduan suara pop daerah yang membawakan lagu-lagu dari Maumere, Ende, Bali, dan berbagai daerah lainnya.

Pengalaman tersebut menjadi pijakan untuk terus menghadirkan karya-karya musik yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara.

Maria berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, musisi, serta masyarakat dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak karya musik daerah yang lahir dan dikenal luas.

Ia optimistis kreativitas generasi muda Nusa Tenggara Timur menjadi modal penting untuk memperkenalkan budaya Indonesia di tingkat nasional hingga internasional.

Maria Emiliana Wonga Seto, S.Pd., M.Pd., menegaskan, "Pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi semua pihak. Melalui kreativitas generasi muda, saya yakin lagu-lagu daerah Indonesia akan semakin dikenal, dicintai, dan mampu menjadi kebanggaan bangsa di kancah dunia," pungkasnya. **

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar