TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
DPRD Bandung Dukung Program Sis BISA Perempuan

DPRD Bandung Dukung Program Sis BISA Perempuan

DPRD Bandung Dukung Program Sis BISA Perempuan
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Upaya memperkuat perlindungan, pemberdayaan, dan kesehatan mental perempuan muda di Kota Bandung mendapat dukungan dari DPRD Kota Bandung.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, S.H., mengapresiasi peluncuran Program “Sis, BISA!” yang merupakan akronim dari Berdaya, Inspiratif, Sehat, dan Aman.

Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret dalam menghadirkan ruang yang aman, inklusif, dan positif bagi perempuan muda agar mampu berkembang, meningkatkan kapasitas diri, serta berani mengambil peran di tengah masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan Rieke saat membuka peluncuran Program “Sis, BISA!” yang digagas melalui kolaborasi DPD KNPI Kota Bandung bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung, serta Dinas Kesehatan Kota Bandung di Grand Pasundan Convention Hotel, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menurut Rieke, perempuan muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan media sosial, misalnya, tidak hanya membuka peluang, tetapi juga dapat menghadirkan tekanan sosial, perundungan, hubungan yang tidak sehat, hingga manipulasi psikologis.

Kondisi tersebut, kata dia, perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat memengaruhi kesehatan mental sekaligus menghambat proses pengembangan potensi perempuan muda.
DPRD Bandung Dukung Program Sis BISA Perempuan
DPRD Bandung Dukung Program Sis BISA Perempuan
“Kesehatan mental merupakan fondasi penting dalam membangun generasi perempuan yang tangguh dan berkualitas. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu menghadirkan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung agar perempuan muda dapat berkembang secara optimal,” ujar Rieke.

Ia menambahkan, urgensi penguatan kesehatan mental perempuan juga tercermin dari kondisi di Kota Bandung. Berdasarkan Profil Gender Kota Bandung Tahun 2025 yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pada 2024 tercatat sebanyak 200 perempuan menjadi korban kekerasan psikis.

Sementara itu, sepanjang 2025 diperkirakan sekitar 10.000 pelajar mengalami permasalahan kesehatan mental.

Data tersebut, menurut Rieke, menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja.

Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga legislatif, organisasi kepemudaan, komunitas, keluarga, dunia pendidikan, serta masyarakat secara luas.

Dalam konteks tersebut, kehadiran Program “Sis, BISA!” diharapkan mampu menjadi wadah yang memberikan dukungan sekaligus membuka ruang bagi perempuan muda untuk belajar, berbagi pengalaman, saling menguatkan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kapasitas dan potensi yang dimiliki.

“Perempuan yang berdaya akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, lingkungan, maupun pembangunan daerah. Oleh karena itu, kita harus memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan berkarya,” katanya.

Rieke juga memberikan apresiasi terhadap tema yang diusung dalam peluncuran program tersebut, yakni “Berani Bertumbuh, Berani Berdampak.”

Menurutnya, tema tersebut memiliki makna penting karena mendorong perempuan muda tidak hanya berani mengembangkan dirinya, tetapi juga memiliki keberanian untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Ia menegaskan, DPRD Kota Bandung berkomitmen mendukung kebijakan maupun program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup perempuan.

Dukungan tersebut mencakup penguatan kesehatan mental, perlindungan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan, serta peningkatan kapasitas dan ruang partisipasi bagi generasi muda.

Rieke berharap sinergi lintas sektor yang dibangun melalui Program “Sis, BISA!” dapat terus diperkuat dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Dengan kolaborasi tersebut, perempuan muda di Kota Bandung diharapkan tidak hanya mendapatkan perlindungan, tetapi juga memiliki ruang yang luas untuk tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, inspiratif, sehat, dan aman.

“Berani bertumbuh” diharapkan menjadi keberanian untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri, sementara “berani berdampak” menjadi dorongan bagi perempuan muda untuk mengambil peran dalam membangun lingkungan dan Kota Bandung.

Peluncuran Program “Sis, BISA!” turut diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya layanan konseling, pemeriksaan kesehatan gratis, serta talk show bersama sejumlah narasumber dari berbagai bidang kepakaran dan perempuan inspiratif Kota Bandung.

Salah satu narasumber yang turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut adalah Anggota DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana Sutadi, S.IP., M.IP., dengan pembahasan yang relevan mengenai isu dan penguatan peran perempuan.

Melalui kegiatan tersebut, Program “Sis, BISA!” diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun ekosistem yang lebih aman, sehat, inklusif, dan mendukung perempuan muda agar mampu berkembang serta berkontribusi secara aktif dalam mewujudkan Kota Bandung yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan. (Cipta)

Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar