TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Pertemuan Damai Berujung Bentrokan, Lima Orang Diamankan di Sukalarang

Pertemuan Damai Berujung Bentrokan, Lima Orang Diamankan di Sukalarang

Pertemuan Damai Berujung Bentrokan, Lima Orang Diamankan di Sukalarang
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Pertemuan yang semula dimaksudkan untuk menyelesaikan persoalan secara damai justru berujung bentrokan dan aksi saling serang menggunakan senjata tajam di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur KM 13,6, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, tepatnya di depan SPBE PT Pertamina Trading.

Kepolisian menyebut peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok massa yang sebelumnya hendak bertemu untuk menyelesaikan persoalan secara damai.
Pertemuan Damai Berujung Bentrokan, Lima Orang Diamankan di Sukalarang
Pertemuan Damai Berujung Bentrokan, Lima Orang Diamankan di Sukalarang
Sebanyak lima orang dari pihak-pihak yang terlibat, baik yang diduga sebagai pelaku maupun korban, telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berawal dari Persoalan pada 19 September

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian, persoalan tersebut bermula pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, seorang pria berinisial R disebut diberhentikan oleh seseorang berinisial A alias J di pangkalan ojek PT Pratama.

Persoalan tersebut kemudian berkembang. R selanjutnya dihubungi seorang pria berinisial H untuk membicarakan sekaligus menyelesaikan masalah yang terjadi.

Kedua pihak kemudian sepakat untuk bertemu pada Selasa sore di kawasan Sukalarang.

Namun, pertemuan yang semula diharapkan menjadi forum penyelesaian masalah justru berubah menjadi pertengkaran.
Pertemuan Damai Berujung Bentrokan, Lima Orang Diamankan di Sukalarang

Mediasi Berujung Saling Serang

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli mengatakan, dalam pertemuan tersebut tidak tercapai titik temu antara pihak-pihak yang terlibat.

“Para pihak sebelumnya sempat berjanji bertemu untuk menyelesaikan suatu permasalahan secara damai. Namun, saat pertemuan berlangsung tidak dicapai titik temu hingga terjadi adu mulut yang berujung aksi saling bacok,” kata Ade, Rabu (23/9/2026).

Dalam pertemuan itu, kubu R datang bersama sejumlah rekannya. Sementara pihak lainnya dipimpin HM alias H bersama rekan-rekannya.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi kekerasan fisik.

Polisi menyebut seorang pria berinisial N (30) diduga membacok H (29). Aksi tersebut kemudian memicu perlawanan dari kelompok H.

Akibat kejadian tersebut, terdapat korban yang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis golok.

Polisi Amankan Golok dan Balok Kayu

Setelah menerima laporan mengenai dugaan pengeroyokan dan penganiayaan, Unit Reskrim Polsek Sukalarang mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah golok tanpa gagang, dua sarung golok, dan satu balok kayu.

Barang bukti tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian untuk mengungkap rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.

Lima Orang Masih Menjalani Pemeriksaan

Polres Sukabumi Kota menyatakan lima orang telah diamankan dari pihak-pihak yang terlibat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami peran masing-masing orang dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Karena proses penyidikan masih berlangsung, status hukum masing-masing pihak masih menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan penyidik.

Kabaran Jabar juga mencatat adanya perbedaan angka dalam pemberitaan awal mengenai jumlah orang yang diperiksa. Dalam berita ini, jumlah lima orang yang diamankan mengacu pada keterangan resmi terbaru yang dimuat Tribratanews Polda Jabar tertanggal 23 September 2026.

Kabaran Jabar akan terus memantau perkembangan kasus tersebut, termasuk hasil penyidikan serta kemungkinan adanya penetapan tersangka oleh kepolisian.

Dibuat oleh:
Team Investigasi Kabaran Jabar – Jejak Nusantara

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar