TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Peringatan WCPD 2026 di Bandung, 1.400 Peserta Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas

Peringatan WCPD 2026 di Bandung, 1.400 Peserta Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas

Peringatan WCPD 2026 di Bandung, 1.400 Peserta Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Penampilan menari dan menyanyi dari Komunitas Keluarga Cerebral Palsy menyemarakkan peringatan Hari Cerebral Palsy Sedunia atau World Cerebral Palsy Day (WCPD) 2026 yang digelar di Hotel Horison Bandung, Minggu (1/11/2026).

Aksi seni para penyandang disabilitas bersama para pendampingnya tersebut berhasil memukau sekitar 1.400 peserta yang hadir. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak-hak penyandang cerebral palsy.

Mengusung tema “Kolaborasi Kebaikan Ruang Senyum Anak Istimewa”, peringatan WCPD tahun ini diikuti sekitar 500 penyandang cerebral palsy dari berbagai usia dan 900 orang pendamping.
Peringatan WCPD 2026 di Bandung, 1.400 Peserta Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas
Peringatan WCPD 2026 di Bandung, 1.400 Peserta Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas
Para peserta berasal dari lima wilayah, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan dr. Raden Vini Adiani Dewi, M.MRS., perwakilan Dinas Sosial Kota Bandung, Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi H. Totong Solehudin, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang Drs. Agus Kori Hidayat, M.Si., Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, S.H., serta perwakilan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat Kota Bandung, Farhan Helmy.

Suasana perayaan semakin meriah dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tarian, nyanyian, pertunjukan angklung, pembacaan puisi, hingga pentas busana. Pembagian hadiah doorprize juga menambah antusiasme peserta sepanjang acara.

Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah stan UMKM yang menampilkan berbagai produk hasil karya anak-anak penyandang disabilitas dan orang tua mereka.

Beragam produk kreativitas dipamerkan, mulai dari lukisan, buku, kerajinan rajut, hingga berbagai hasil karya lainnya yang menunjukkan potensi dan kemampuan para penyandang disabilitas.
Peringatan WCPD 2026 di Bandung, 1.400 Peserta Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas
Kegiatan ini juga dihadiri relawan dan komunitas sosial se-Bandung Raya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mewujudkan lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang cerebral palsy.

Dorong Kolaborasi dan Kebijakan Inklusif

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko menyampaikan bahwa kolaborasi antara keluarga atau komunitas, pemerintah, dan pihak medis merupakan kunci dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak penyandang disabilitas.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan anak-anak penyandang disabilitas menjalani proses tumbuh kembang mereka tanpa dukungan.

DPRD Kota Cimahi, lanjutnya, juga berupaya mendorong pemerintah daerah agar menghadirkan peraturan daerah yang berpihak pada kebutuhan dan kepentingan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Farhan Helmy dari Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat Kota Bandung menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas Sosial Kota Bandung terus melakukan pembenahan data masyarakat penyandang disabilitas.

Selain itu, sinergi tersebut juga dilakukan untuk memobilisasi dan melengkapi fasilitas kesehatan yang dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas.

Perkuat Solidaritas dan Pemahaman Hak Penyandang Disabilitas

Ketua Yayasan Anak Bunda Istimewa sekaligus Pembina Komunitas Keluarga Cerebral Palsy Bandung Raya, Rika Yulianti Windriani, S.Pd., mengatakan bahwa perayaan WCPD ke-9 ini menjadi sarana bertemunya seluruh anggota komunitas.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, serta membangun dukungan antarkeluarga penyandang cerebral palsy.

Lebih dari itu, peringatan WCPD juga bertujuan memasyarakatkan dan menyebarluaskan pemahaman mengenai hak-hak penyandang cerebral palsy.

Rika menjelaskan, kehadiran perwakilan pemerintah dan legislatif dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman langsung mengenai kondisi serta kebutuhan para penyandang cerebral palsy.

Dengan demikian, diharapkan ke depan akan ada dukungan yang lebih besar melalui kebijakan, peraturan, maupun program-program yang berpihak pada penyandang disabilitas.

Rika juga menargetkan agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan dalam skala yang lebih besar pada masa mendatang, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional.

Melalui peringatan WCPD 2026, Komunitas Keluarga Cerebral Palsy Bandung Raya berharap kolaborasi antara keluarga, komunitas, pemerintah, dan tenaga medis semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang inklusif, ramah, dan mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. (Yans)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar