Kabaran Jabar, - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan perluasan operasi militer di Gaza dengan merebut "wilayah yang luas" dan memasukkannya ke dalam apa yang disebut sebagai "zona keamanan."
Langkah ini bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur Hamas dan memaksa evakuasi besar-besaran warga Palestina.
Dalam beberapa hari terakhir, serangan udara dan tembakan artileri Israel telah menargetkan berbagai wilayah, termasuk Khan Younis, menyebabkan puluhan korban jiwa.
Ketegangan meningkat setelah Israel menyalahkan Hamas karena menolak proposal gencatan senjata baru, sementara Hamas menuduh Israel melanggar kesepakatan sebelumnya.
Forum Sandera dan Keluarga Hilang di Israel mengungkapkan kekhawatiran terhadap eskalasi ini, mendesak pemerintah untuk memprioritaskan pembebasan sandera yang masih ditawan di Gaza.
Sementara itu, krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk akibat blokade bantuan sejak awal Maret, dengan PBB pun terpaksa mengurangi operasinya.
Dengan serangan darat besar yang semakin dekat, masa depan Gaza dan penghuninya semakin tak menentu.
Pewarta: red
Editor: Warsono
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:
0Komentar