TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Kota Cimahi Menutup 2025 dengan Simpul Pembangunan Baru

Kota Cimahi Menutup 2025 dengan Simpul Pembangunan Baru

Kota Cimahi Menutup 2025 dengan Simpul Pembangunan Baru
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Pemerintah Kota Cimahi menandai penutupan tahun 2025 dengan peresmian Bundaran Pemkot Cimahi beserta sejumlah infrastruktur strategis lainnya, Rabu (31/12), di Plaza Gedung A Pemerintah Kota Cimahi. Momentum tersebut menjadi simbol berakhirnya satu tahun kerja pembangunan yang berfokus pada konektivitas wilayah, penataan wajah kota, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Peresmian dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, didampingi Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, unsur Forkopimda, para asisten daerah, serta kepala perangkat daerah. Sejumlah proyek yang diresmikan merupakan hasil kolaborasi lintas sektor sepanjang 2025, mencakup pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas publik, hingga sarana pendukung pelayanan pemerintahan.

Ngatiyana mengungkapkan, di hari terakhir tahun tersebut Pemerintah Kota Cimahi meresmikan lima titik pembangunan strategis yang menyentuh berbagai sektor penting.

“Di penghujung tahun ini, kami meresmikan beberapa pekerjaan strategis daerah, mulai dari UPDRS Cibabat sebagai pusat pengelolaan darah, Puskesmas Cibeureum, revitalisasi SMPN 9 Cimahi, rumah singgah di Kelurahan Cipageran, hingga Bundaran Jati yang diharapkan mampu mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Kehadiran Bundaran Jati dinilai sebagai solusi penting untuk memperbaiki arus lalu lintas di kawasan strategis sekitar pusat pemerintahan. Selain itu, Pemkot Cimahi juga merencanakan perubahan nama Jalan Jati Serut menjadi Jalan Sudarna, yang akan diresmikan setelah seluruh proses administrasi dan teknis rampung.

Tak hanya menyentuh infrastruktur publik, Wali Kota Cimahi juga menyoroti perubahan signifikan pada wajah kawasan perkantoran Pemkot Cimahi. Menurutnya, penataan pusat pemerintahan merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kerja yang representatif, nyaman, dan mendukung pelayanan publik yang optimal.

“Pembangunan ini kami rancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” tegas Ngatiyana.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota Cimahi telah menyiapkan sejumlah agenda pembangunan lanjutan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana peresmian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Sukimun, yang diproyeksikan memperkuat layanan kesehatan warga. Selain itu, pembangunan Underpass Gatot Subroto direncanakan mulai berjalan pada triwulan kedua tahun depan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah provinsi, hingga Kodam. Mudah-mudahan pelaksanaannya berjalan lancar tanpa kendala berarti,” katanya.

Di sektor penanganan banjir, Pemkot Cimahi juga akan memfokuskan perbaikan dan pendalaman drainase di sejumlah titik rawan genangan, disertai penataan pedestrian dan trotoar. Langkah ini ditargetkan dilaksanakan secara bertahap agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata soal fisik, melainkan cerminan dari visi dan misi kepala daerah.

“Pembenahan kota bukan hanya soal aspal dan beton, tetapi bagaimana kami menerjemahkan visi dan misi Bapak Wali Kota untuk meningkatkan daya saing kota dan menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.

Wilman menjelaskan, sepanjang 2025 DPUPR memprioritaskan tiga fokus utama, yakni peningkatan konektivitas jalan, pengendalian banjir melalui penataan drainase, serta pengembangan ruang publik. Pembangunan bundaran di sekitar Pemkot Cimahi menjadi salah satu capaian penting yang kini berfungsi sebagai simpul lalu lintas baru.

“Bundaran ini nantinya akan diberi nama resmi oleh Bapak Wali Kota. Harapannya, selain mengurai kemacetan, juga mempercantik wajah kota,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Cimahi juga merevitalisasi ruang publik di kawasan pemerintahan, seperti kantin pegawai, outdoor working space, serta sejumlah bangunan pemerintah lainnya. Seluruh pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan prinsip 3T: tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

Rangkaian peresmian di penghujung tahun ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Cimahi untuk terus menghadirkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, menuju Cimahi yang semakin tertata dan maju. (IKPS/Bd20)
Kota Cimahi Menutup 2025 dengan Simpul Pembangunan Baru

Kota Cimahi Menutup 2025 dengan Simpul Pembangunan Baru

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar

RajaBackLink.com RajaBackLink.com