Kabaran Jabar, - Band rock legendaris Tanah Air, Jamrud asal Kota Cimahi, kembali menegaskan jati dirinya sebagai “raja panggung” yang lebih nyaman berkeringat di lapangan terbuka ketimbang tampil di balik sorot lampu studio televisi.
Bagi mereka, energi musik rock sejatinya lahir dari kebebasan berekspresi sesuatu yang sulit dirasakan saat tampil di layar kaca.
Selama ini, Jamrud memang lebih sering terlihat berpindah dari satu panggung ke panggung lainnya.
Atmosfer konser off-air dinilai jauh lebih hidup dan memberikan ruang eksplorasi tanpa batas. Gitaris Jamrud, Aziz, secara blak-blakan mengakui bahwa tampil di televisi membuat mereka merasa “tertahan”.
“Kalau boleh jujur, kita lebih enjoy manggung di lapangan terbuka ketimbang di TV. Kita bisa buka baju, ekspresif mengikuti lagu. Karena di TV jadi kayak ketahan,” ungkap Aziz dilansir dari Studio Penta SCTV, Jakarta.
Menurutnya, bukan berarti mereka menolak tampil di televisi. Namun, banyaknya aturan teknis hingga batasan ekspresi membuat penampilan terasa kurang maksimal. Belum lagi soal permintaan lagu yang kerap mengarah pada hits lawas.
Aziz juga menyoroti kebiasaan sejumlah program TV yang lebih memilih lagu-lagu lama Jamrud dibanding karya terbaru mereka. Padahal, band ini telah melahirkan banyak lagu sepanjang perjalanan kariernya.
“Nah itu salah satu yang kita kurang setuju. Rata-rata TV minta lagu yang lama. Makanya mau nggak mau bawakan lagu lama, padahal sudah pada jamuran,” ceplosnya berseloroh.
Meski demikian, Jamrud tetap merasakan pengalaman berbeda saat terlibat dalam ajang The Biggest Concert Super Band.
Konsep acara yang menyuguhkan musik secara penuh tanpa banyak gimmick dinilai sebagai angin segar bagi industri hiburan Tanah Air.
Vokalis Jamrud, Krisyanto, mengaku antusias dengan format tersebut. Baginya, konser itu menjadi bukti bahwa musik rock masih memiliki tempat istimewa di hati penikmat musik Indonesia.
“Luar biasa keren, seru. Kayaknya ini pertama kali ada acara seperti ini lagi. Sekalian mengumumkan kalau musik rock masih sangat menarik untuk ditonton. Mudah-mudahaan acara ini akan terus berlanjut,” ujarnya.
Di tengah gempuran tren musik yang terus berubah, Jamrud membuktikan bahwa konsistensi dan karakter kuat tetap menjadi daya tarik utama.
Bagi mereka, panggung terbuka bukan sekadar tempat tampil melainkan ruang kebebasan untuk menyalakan kembali semangat rock yang tak pernah padam. **
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar