TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Penerbit Erlangga Jadikan Braga Panggung Literasi Kreatf Mahasiswa

Penerbit Erlangga Jadikan Braga Panggung Literasi Kreatf Mahasiswa

Penerbit Erlangga Jadikan Braga Panggung Literasi Kreatf Mahasiswa
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Literasi tidak hanya hadir melalui teks, tetapi juga melalui suara, bahasa, dan seni pertunjukan. Gagasan inilah yang diangkat dalam The Voice Fest at Braga, sebuah ajang literasi kreatif yang akan digelar pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Braga, Bandung.

Diinisiasi oleh Penerbit Erlangga, The Voice Fest at Braga dirancang sebagai ruang penguatan literasi generasi muda melalui pendekatan yang kontekstual dan partisipatif. 

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Jawa berpartisipasi dalam kompetisi yang mendorong kemampuan berbahasa, interpretasi, dan ekspresi, sekaligus memperluas pemaknaan literasi sebagai keterampilan abad ke-21.

Rangkaian kegiatan The Voice Fest at Braga meliputi kompetisi, pertunjukan musik, serta pameran yang dipusatkan di De Majesti. Babak semifinal hingga grand final berlangsung beriringan dengan pertunjukan live music serta pameran F&B dan non-F&B, menciptakan ekosistem belajar yang terbuka dan inklusif. Salah satu elemen utama adalah pameran buku yang menghadirkan beragam koleksi bacaan sebagai sumber inspirasi dan refleksi literasi.

Pendekatan lintas disiplin ini diperkuat dengan kehadiran musisi dan kelompok seni seperti Gilang Ramadhan & Friends, Bandung Jazz Orchestra, dan Lalahuta. Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa literasi dapat tumbuh melalui interaksi antara teks, bunyi, dan pengalaman budaya.

Untuk menjaga kualitas dan kedalaman literasi yang diusung, kompetisi dinilai oleh jajaran juri dari kalangan akademisi, praktisi pendidikan, dan pelaku seni, di antaranya Buyung Alfian Noris Sudrajat (British Council), Atin Novita Handayani (Kepala Cabang LIA Bandung), Septo Adi Kristanto (Jakarta Youth Choir), Shahnaz Haque, Rina Slamet (Erasmus Huis), serta Dr. Indira Ismail, M.A. (Universitas Indonesia).

Penyelenggaraan acara ini didukung oleh berbagai mitra strategis dari sektor pendidikan, perbankan, teknologi, dan gaya hidup. Dukungan lintas sektor tersebut memperkuat upaya membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pemilihan Bandung, khususnya kawasan Braga, merefleksikan komitmen untuk menghadirkan literasi di ruang publik yang memiliki nilai sejarah dan kreativitas. 

De Majestic dipilih sebagai venue utama karena merepresentasikan pertemuan antara warisan budaya dan praktik literasi kontemporer.

Melalui The Voice Fest at Braga, literasi diposisikan sebagai pengalaman hidup yang dapat dirayakan bersama. Acara ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi agenda budaya yang mendorong tumbuhnya budaya literasi kreatif di Kota Bandung. **
Penerbit Erlangga Jadikan Braga Panggung Literasi Kreatf Mahasiswa

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar