TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Wahyu Apresiasi Lahirnya Forkis Cimahi

Wahyu Apresiasi Lahirnya Forkis Cimahi

Wahyu Apresiasi Lahirnya Forkis Cimahi
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Dunia seni rupa Kota Cimahi memasuki fase baru yang penuh harapan. Forum Pelukis Kota Cimahi (Forkis) resmi dideklarasikan dan dilantik dalam suasana khidmat di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Hj. Drs. Djulaeha Kartasasmita No. 5, Cimahi Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Deklarasi ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi penanda kuat bahwa seni lukis mulai diposisikan sebagai bagian penting dalam pembangunan budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif daerah.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Forkis. Ia menilai para pelukis Cimahi memiliki potensi besar untuk berkembang dan menorehkan prestasi, bahkan mengikuti jejak maestro seni lukis Indonesia seperti Affandi dan Raden Saleh.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Cimahi, saya mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya atas terselenggaranya acara ini,” ujar Wahyu dalam sambutannya.

Dalam pidatonya, Wahyu mengungkapkan kekagumannya terhadap warisan seni lukis Indonesia. Ia menyinggung karya legendaris Affandi seperti Ibuku serta lukisan monumental Raden Saleh, Penangkapan Pangeran Diponegoro, sebagai bukti bahwa bangsa Indonesia memiliki akar seni yang kuat.

Menurutnya, generasi seniman saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan dan mengembangkan warisan tersebut agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Wahyu menegaskan, keberadaan Forkis harus menjadi lebih dari sekadar ruang berkumpulnya seniman. Organisasi ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat, menghadirkan karya bernilai budaya, sekaligus memiliki daya saing ekonomi.

“Hari ini bukan hanya soal deklarasi dan pelantikan. Ke depan, karya seni harus mampu mengedukasi masyarakat, memiliki nilai budaya, dan tentu nilai jual yang tinggi,” tegasnya.

Ia juga memastikan DPRD Kota Cimahi bersama Pemerintah Kota Cimahi siap menjadi mitra strategis dalam mendorong ekosistem seni yang berkelanjutan. Dukungan regulasi maupun kebijakan, menurutnya, terbuka untuk dibahas bersama demi kemajuan seni dan ekonomi kreatif.

Di sela kegiatan, sejumlah karya lukisan dipamerkan di lingkungan Gedung DPRD. Meski mengaku bukan ahli seni, Wahyu mengaku terkesan dengan kualitas karya para pelukis Cimahi yang dinilainya memiliki karakter dan kekuatan visual yang membanggakan.

Ke depan, Forkis diharapkan mampu memperluas jejaring antar-seniman, melahirkan karya-karya berkualitas, serta memperkuat identitas Cimahi sebagai kota yang memberi ruang bagi tumbuhnya kreativitas.

Menutup sambutannya, Wahyu menyampaikan bahwa seni adalah cerminan jiwa dan nilai-nilai yang hidup dalam diri seseorang. Melalui lukisan, pesan dan gagasan dapat disampaikan melampaui kata-kata.

Dengan deklarasi Forkis, Cimahi kini menegaskan langkahnya untuk menjadikan seni rupa sebagai bagian dari denyut pembangunan kota—bukan hanya sebagai ekspresi, tetapi juga sebagai kekuatan masa depan. (Bd20)
Wahyu Apresiasi Lahirnya Forkis Cimahi

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar