TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
LMP Bersatu Songsong Era Baru

LMP Bersatu Songsong Era Baru

LMP Bersatu Songsong Era Baru
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Dinamika internal organisasi Laskar Merah Putih memasuki babak baru setelah kembalinya Ade Erfil Manurung ke dalam kubu kepemimpinan Ketua Umum HM Arsyad Cannu. Momentum ini dinilai sebagai sinyal kuat berakhirnya dualisme yang selama beberapa tahun terakhir membayangi perjalanan organisasi tersebut.

Pertemuan strategis antara kedua tokoh berlangsung pada 17 April 2026 di lokasi yang bersifat privat. Meski dilaksanakan secara tertutup, hasil dialog tersebut membawa dampak signifikan terhadap proses konsolidasi internal. Sejumlah pihak menyebut pertemuan ini sebagai titik balik menuju rekonsiliasi menyeluruh di tubuh organisasi.

Legitimasi Hukum dan Penguatan Kepemimpinan

Sebelumnya, kepemimpinan HM Arsyad Cannu telah memperoleh legitimasi hukum melalui putusan PTUN DKI Jakarta serta PN Jakarta Barat. Kedua lembaga peradilan tersebut menetapkan HM Arsyad Cannu sebagai Ketua Umum yang sah secara hukum.

Selain itu, penguatan administratif juga telah dikukuhkan melalui legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM melalui sistem Administrasi Hukum Umum (AHU). Hal ini semakin mempertegas posisi kepemimpinan secara formal dan konstitusional.

Kesepakatan Rekonsiliasi

Dalam hasil pertemuan tersebut, pihak Ade Erfil Manurung secara terbuka mengakui keabsahan kepemimpinan HM Arsyad Cannu. Ia juga menyatakan komitmennya untuk tetap berada dalam kapasitas sebagai bagian dari Dewan Pendiri, tanpa terlibat dalam struktur operasional organisasi.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk kedewasaan dalam berorganisasi sekaligus upaya meredam konflik internal yang selama ini berdampak hingga ke tingkat akar rumput.

Dampak terhadap Konsolidasi Organisasi

Bergabungnya kembali Ade Erfil Manurung membawa optimisme baru di kalangan kader. Selama ini, perbedaan kubu kerap menimbulkan fragmentasi baik di tingkat elit maupun basis anggota. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, diharapkan terjadi percepatan konsolidasi dan harmonisasi internal.

H. Wahyu Wibisana, SE selaku Dewan Pendiri sekaligus Ketua Harian Markas Besar Laskar Merah Putih menilai rekonsiliasi ini bukan sekadar simbolis, melainkan memiliki implikasi strategis terhadap masa depan organisasi.

“Persatuan di tingkat pimpinan akan berdampak langsung terhadap efektivitas program, soliditas kader, serta daya dorong organisasi dalam menjalankan peran sosialnya,” ujarnya.

Harapan ke Depan

Kesepakatan ini membuka peluang bagi Laskar Merah Putih untuk kembali fokus pada agenda pengembangan organisasi dan pemberdayaan kader. Penyatuan visi diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam dinamika sosial kemasyarakatan, sekaligus mengakhiri periode disharmoni yang berkepanjangan.

Dengan rekonsiliasi ini, publik menaruh harapan agar Laskar Merah Putih mampu bergerak lebih progresif, inklusif, dan solid dalam menghadapi tantangan ke depan. **
LMP Bersatu Songsong Era Baru

LMP Bersatu Songsong Era Baru

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar

Pasang Iklan di Sini - 0878-5243-1990 / 0813-3431-3656