Kabaran Jabar, - K-Lite 107.1 FM Perkuat Eksistensi sebagai “Bandung’s Inspiring Sound" kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu radio inspiratif di Kota Bandung melalui penguatan identitas brand dan aktivitas siaran yang semakin relevan dengan kebutuhan pendengar urban.
Saat Kabaran Jabar Berkunjung yang berlokasi di Jalan Sumur Bandung No.12, Kecamatan Coblong, K-Lite 107.1 FM menghadirkan konsep siaran yang mengedepankan konten inspiratif, informatif, dan menghibur, pada Minggu (3//5/2026).
Dengan tagline “Bandung’s Inspiring Sound”, radio ini terus berkomitmen menjadi medium yang tidak hanya menyajikan musik berkualitas, tetapi juga menjadi ruang berbagi ide, cerita, dan motivasi bagi masyarakat.
Dalam upaya meningkatkan kualitas produksi konten, K-Lite 107.1 FM juga mengoptimalkan fasilitas studio yang mendukung kegiatan siaran modern, termasuk penggunaan perangkat digital untuk kebutuhan recording, live streaming, serta produksi konten multimedia.
Hal ini sejalan dengan tren konsumsi media yang semakin mengarah pada platform digital dan interaktif.
Eksistensinya di tengah pesatnya perkembangan media digital. Melalui strategi kolaborasi antara siaran konvensional dan platform digital, radio ini berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu media audio inspiratif di Kota Bandung.
Perwakilan Bidang Digital K-Lite 107.1 FM, Ivan menjelaskan bahwa kehadiran media digital memang membawa tantangan tersendiri bagi industri radio.
Namun, alih-alih menghindari, K-Lite justru memilih untuk beradaptasi dan berkolaborasi.
“Radio saat ini memang sedikit tersisihkan oleh media digital. Tapi kami tidak menghindari digitalisasi, justru kami menggabungkan keduanya. Program konvensional tetap berjalan, namun juga dikembangkan ke arah digital,” ujar Ivan.
Sejak awal berdiri hingga saat ini, K-Lite tetap konsisten menghadirkan inovasi program. Salah satu yang terbaru adalah program bernuansa musik rock yang dikemas secara berbeda untuk menjangkau segmen pendengar yang lebih spesifik.
Program ini juga disiarkan melalui platform streaming seperti YouTube dan media sosial, sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas.
Menurut Ivan, salah satu faktor utama yang membuat radio tetap relevan adalah kedekatan emosional dengan pendengar.
Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan platform digital seperti Spotify atau YouTube.
“Di radio, ada rasa penasaran dan kebersamaan. Pendengar tidak hanya memilih lagu, tapi juga merasakan pengalaman mendengarkan yang sama dengan orang lain. Itu yang tidak bisa digantikan oleh platform digital,” jelasnya.
Dari sisi perkembangan teknologi, K-Lite juga mengalami transformasi signifikan, mulai dari penggunaan perangkat analog seperti CD hingga kini beralih ke sistem digital yang lebih efisien dan fleksibel dalam produksi serta distribusi konten.
Dalam perjalanannya, pencapaian terbesar K-Lite adalah kemampuannya untuk tetap bertahan di tengah banyaknya radio yang berhenti beroperasi.
Keberhasilan ini didukung oleh inovasi program serta pemanfaatan platform digital seperti live streaming, Instagram Live, hingga TikTok.
Selain itu, kekuatan utama K-Lite juga terletak pada sumber daya manusia (SDM) yang memiliki passion di bidang radio.
“Seorang penyiar harus benar-benar menikmati pekerjaannya. Kalau sudah punya rasa memiliki, siaran itu bukan lagi pekerjaan, tapi hobi yang dibayar. Itu yang menjadi kekuatan kami,” tambah Ivan.
Ke depan, tantangan terbesar yang dihadapi industri radio adalah regulasi, khususnya terkait revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran.
Saat ini, radio berada di bawah pengawasan KPI, sementara platform digital memiliki regulasi yang berbeda.
“Harapannya RUU Penyiaran bisa segera disahkan agar ada kesetaraan antara radio dan media digital,” ujarnya.
Sebagai penutup, K-Lite berharap masyarakat tetap menjadikan radio sebagai pilihan utama dalam menikmati hiburan audio, karena pengalaman yang ditawarkan radio dinilai memiliki keunikan tersendiri.
“Radio punya nuansa yang berbeda. Kami berharap masyarakat tetap kembali mendengarkan radio karena kedekatannya tidak tergantikan,” harapnya.
“Kami ingin terus menjadi teman setia masyarakat Bandung dengan menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi nilai tambah. K-Lite hadir sebagai suara inspirasi yang relevan dengan gaya hidup pendengar saat ini,” tambahnya.
Selain siaran reguler, K-Lite juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas, pelaku industri kreatif, hingga institusi pendidikan untuk menghadirkan program-program yang berdampak positif.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat keterlibatan publik serta memperluas jangkauan audiens.
"Dengan semangat inovasi dan konsistensi dalam menyajikan konten berkualitas, K-Lite 107.1 FM optimistis dapat terus berkembang dan menjadi salah satu radio pilihan utama di Bandung," pungkasnya. (Bd20)



0Komentar