Kabaran Jabar, - Aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Salju, Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, mendapat perhatian langsung dari DPRD Kota Cimahi. Komisi II DPRD Kota Cimahi melakukan kunjungan lapangan untuk melihat dari dekat geliat perdagangan sekaligus menyerap aspirasi para pelaku UMKM dan masyarakat, Selasa, 1 September 2026.
Kunjungan yang berlangsung di kawasan Pasar Salju yang beraktivitas pada Selasa hingga Jumat tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Cimahi Dadang Jaenudin, S.H., didampingi Sekretaris Komisi II Abdullah Yepi, S.E., serta anggota Komisi II Sudiarto, S.E. dan Enil Padahli Za, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran jajaran wakil rakyat itu disambut hangat para pedagang dan pelaku UMKM. Suasana kunjungan berlangsung akrab dan penuh antusiasme. Para pedagang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan anggota DPRD sekaligus menyampaikan kondisi serta berbagai aspirasi yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas usaha.
Para pelaku UMKM di kawasan tersebut dikoordinasikan oleh Nurdin Hidayat, tokoh masyarakat Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah. Nurdin turut mendampingi rombongan Komisi II dan membantu membuka ruang dialog antara para pedagang dengan jajaran DPRD Kota Cimahi.
Tidak sekadar melakukan kunjungan secara formal, Sekretaris Komisi II Abdullah Yepi turun langsung menyusuri kawasan perdagangan. Ia menyapa pedagang dari satu tempat ke tempat lainnya, melihat aktivitas jual beli, serta berbincang secara langsung dengan masyarakat.
Interaksi tersebut membuat suasana kunjungan semakin cair. Kehadiran anggota dewan di tengah aktivitas perdagangan mendapat respons positif dari para pedagang yang merasa dapat menyampaikan persoalan secara langsung tanpa sekat.
Dalam dialog tersebut, Abdullah Yepi menegaskan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Menurutnya, geliat perdagangan masyarakat perlu mendapat dukungan, namun harus berjalan beriringan dengan ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
“Yang terpenting kawasan ini harus tetap aman, nyaman dan kondusif. Aktivitas para pedagang tentu harus kita dukung, tetapi pengaturannya juga harus diperhatikan agar tidak mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan,” ujar Yepi.
Selain persoalan aktivitas perdagangan, Yepi memberikan perhatian khusus terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan Pasar Salju.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas perdagangan merupakan hal positif bagi perekonomian warga. Namun, kondisi tersebut jangan sampai menimbulkan persoalan baru berupa kemacetan atau terganggunya akses pengguna jalan.
“Pengaturan lalu lintas harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai aktivitas perdagangan menimbulkan kemacetan. Kita ingin pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman, masyarakat juga nyaman berbelanja, dan pengguna jalan tetap bisa melintas dengan lancar,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pihak yang berkepentingan dapat ikut menjaga ketertiban kawasan. Pedagang, masyarakat, pengelola maupun pemerintah daerah perlu membangun komunikasi dan koordinasi agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung secara tertib sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi II Dadang Jaenudin bersama anggota Komisi II lainnya turut melihat langsung kondisi para pedagang serta aktivitas UMKM di kawasan Pasar Salju.
Kunjungan lapangan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi DPRD Kota Cimahi untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. Berbagai masukan yang disampaikan pedagang dan tokoh masyarakat nantinya dapat menjadi bahan perhatian DPRD dalam menjalankan fungsi kelembagaan, khususnya berkaitan dengan pengembangan ekonomi masyarakat, UMKM, ketertiban dan penataan kawasan.
Tokoh masyarakat Padasuka, Nurdin Hidayat, menyambut baik kunjungan Komisi II DPRD Kota Cimahi. Menurutnya, kehadiran anggota dewan secara langsung di tengah masyarakat menjadi langkah positif untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan warga.
“Kami menyambut baik kunjungan Komisi II. Para pedagang bisa bertemu langsung dengan anggota dewan dan menyampaikan kondisi di lapangan. Mudah-mudahan komunikasi seperti ini terus terjalin,” ungkap Nurdin.
Kunjungan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berbicara mengenai aktivitas jual beli, tetapi juga menyangkut bagaimana ruang ekonomi masyarakat dapat berjalan berdampingan dengan kepentingan publik.
Pasar Salju diharapkan tidak hanya menjadi ruang tumbuhnya usaha masyarakat Padasuka, tetapi juga mampu berkembang sebagai kawasan perdagangan yang aman, nyaman, tertib dan kondusif.
Komisi II DPRD Kota Cimahi menegaskan bahwa sinergi antara pedagang, masyarakat, pemerintah daerah, serta pihak-pihak terkait menjadi kunci agar geliat ekonomi di kawasan Padasuka dapat terus berkembang tanpa mengabaikan ketertiban lingkungan dan kepentingan para pengguna jalan.
Dari Pasar Salju, aspirasi pedagang mengalir langsung ke meja wakil rakyat—menjadi bagian dari ikhtiar membangun ekonomi warga yang tumbuh, tetapi tetap tertata. (Bd20)
Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:




0Komentar