TfY7GUziTSC9BSGpTSOoBUz7TY==
Light Dark
Nonon Hadapi Tantangan Cari Band Pengiring Shalawat

Nonon Hadapi Tantangan Cari Band Pengiring Shalawat

Nonon Hadapi Tantangan Cari Band Pengiring Shalawat
Daftar Isi
×
Kabaran Jabar, - Nafisya Zafeera Naiarawijaya atau yang akrab disapa Nonon, siswi kelas 6 SDN Baros Mandiri 4, terus mengembangkan bakatnya di seni, khususnya lagu-lagu bernuansa religius dan shalawat.

Di tengah aktivitas bermusiknya, Nonon juga aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Nonon Hadapi Tantangan Cari Band Pengiring Shalawat
Nonon Hadapi Tantangan Cari Band Pengiring Shalawat
Nonon diketahui merupakan putri dari pasangan Iwan Heavenroxx dan Ratih Mulyati. Dalam aktivitas bermusik, ia membawakan lagu-lagu bernuansa religius dan shalawat.

Saat Kabaran Jabar berkunjung ke kediamannya yang berada di Studio Musik Heavenroxx, Jalan Haji Haris, Kelurahan Baros, Kota Cimahi, pada Rabu (23/9/2026) malam, Ratih Mulyati mengungkapkan salah satu tantangan yang dihadapi putrinya dalam mengembangkan aktivitas bermusik.
Nonon Hadapi Tantangan Cari Band Pengiring Shalawat
Menurut Ratih, Nonon masih mengalami kesulitan mencari grup band yang bersedia mengiringinya ketika tampil, terutama karena materi lagu yang dibawakannya merupakan lagu religi dan shalawat.

“Untuk mencari band yang mau mengiringi itu sangat susah, karena lagu-lagu yang dibawakan adalah lagu religi atau shalawat,” ungkap Ratih.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat Nonon untuk terus mengembangkan bakatnya.

Ratih mengatakan, putrinya memiliki sejumlah minat dan kemampuan yang terus diasah melalui berbagai kegiatan.

Selain seni religi, Nonon juga mengikuti ekstrakurikuler olahraga sumpitan.

Ia bahkan beberapa kali mengikuti perlombaan dan meraih prestasi.

“Ekskul bidang olahraga sumpitan sering ikut lomba juga dan alhamdulillah selalu juara. Ekskul Qosidah dan Paskibra pun dia ikuti,” ujar Ratih.

Keikutsertaan Nonon dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan minat dan bakat sejak usia sekolah dasar.

Bagi keluarga, aktivitas tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mengejar prestasi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada Nonon untuk belajar, berlatih, tampil, serta membangun kepercayaan diri.

Di bidang musik, khususnya seni religi, tantangan mencari pengiring menjadi salah satu hal yang masih perlu dicarikan solusi.

Dengan adanya pengiring yang sesuai, Nonon diharapkan dapat lebih leluasa mengembangkan penampilannya dalam membawakan lagu-lagu religius dan shalawat.

Perjalanan Nonon memperlihatkan bahwa pengembangan bakat anak dapat berlangsung melalui berbagai bidang.

Seni religi, olahraga sumpitan, Qosidah, hingga Paskibra menjadi ruang bagi dirinya untuk terus belajar dan mengasah kemampuan.

Dengan dukungan keluarga dan lingkungan, berbagai aktivitas tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi Nonon untuk terus mengembangkan potensi yang dimilikinya sejak usia sekolah. (Bd20)

Ikuti saluran Kabaran Jabar Portal Informasi di WhatsApp:

0Komentar